WMC|| Sidoarjo – Bulan Ruwah pada penanggalan jawa menjadi salah satu momentum penting bagi masyarakat jawa. Diantaranya yang paling melekat di kalangan masyarakat baik desa maupun perkotaan, adalah ritual sedekah bumi atau yang dikenal dengan ruwat desa. Seperti di Desa Gelam Kecamatan Candi, Sidoarjo, pagelaran wayang kulit menjadi pelengkap kegiatan ritual ruwat desa.
Muhamad Muslich Kades Gelam mengatakan Kegiatan Ruwat desa ini diawali dengan pembacaan istighosah dan tahlil bersama yang diikuti masyarakat desa Gelam yang hadir, setelah membacakan tahlil dan istighosah para warga menyerbu dua gunungan buah yang telah disediakan, serta buah buahan yang digantung di tenda ikut diserbu warga desa Gelam.

Tujuan kegiatan seperti ini, supaya masyarakat Guyub rukun dan ingat sejarah desa gelam, acara dilanjutkan pertunjukan pagelaran wayang kulit, semalam suntuk. Masyarakat meyakini, ruwat desa kurang lengkap tanpa ada wayang kulit,” ujar Kades, disela acara ruwat desa, Sabtu (24/01/2026 ) malam.

Dalam acara tersebut dihadiri Camat Candi, polsek candi ,Koramil candi, kepala desa dan Sekdes se kecamatan candi, BPD, LPMD, Tokoh masyarakat, RT, RW, dan tamu undangan masyarakat desa Gelam yang hadir.
Malam itu, warga sangat antusias memadati halaman Situs Doro desa Gelam untuk menyaksikan berlangsung nya kegiatan ruwat desa dan pagelaran wayang kulit. Mereka datang langsung untuk melihat pertunjukan pagelaran wayang kulit, yang diperankan oleh dalang kondang Ki Hasan Yulianto dari Sidoarjo

Malam ini dengan peran wayang sebagai simbol untuk meruwat dan mengusir balak dari desa, yang kemudian dilanjutkan pagelaran wayang kulit pada malam harinya semalam suntuk,” ujar kepala desa Gelam
Muhamad Muslick sebagai kepala desa Gelam mengatakan, kegiatan ruwat desa sudah menjadi tradisi rutin masyarakat Candi, khususnya warga desa Gelam
Masyarakat meyakini, dengan kegiatan ruwat desa, masyarakat dihindarkan dari segala bentuk balak bencana oleh tuhan yang maha Esa. Serta, diberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi desa
Sedekah itu memang bisa menghindarkan dari segala musibah, jadi kalau ruwat desa, insya Allah, desa dan masyarakatnya ini bisa terhindar dari segala bentuk musibah dan bencana,” ungkapnya.(red..)





