banner 728x90

Sekda Drs H Maesyal Rasyid. M. Si. Tinjau Langsung Posyandu Di Desa Tegal Kunir Kidul Kecamatan Mauk

Img 20240608 Wa0003
banner 120x600

 

Tangerang ,- Drs H Moch Maesyal Rasyid.M.Si. Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang turun langsung gerebek posyandu di desa tegal kunir kidul kecamatan mauk kabupaten Tangerang pada hari jumat 07 Juni 2024

 

Sekretaris Darah Kabupaten Tangerang Drs H Moch Maesyal Rasyid.M.Si. Mengatakan dalam kegiatan gerebek posyandu, kita dari team Kabupaten Tangerang sekaligus team Gerbrak Tegas Kabupaten Tangerang atas perintah Bapa Bupati Andi Ony untuk semua para kepala dinas dan juga para camat di intruksikan supaya secara serentak bersama sama dengan puskesmas untuk melaksanakan pemeriksaan kepada para balita yang di daerah kabupaten tangeranng, dan untuk para balita di periksa di posyandu posyandu yang ada di desa desa di wilayah kabupaten tangerang, dan hari ini saya datang di desa tegal kunir kidul dan juga tadi datang ke kecamatan mauk dan sudah ada dua posyandu yang kita periksa.Ucap Sekda Kabupaten Tangerag

 

Drs H Moch Maesyal Rasyid. M.Si, Sebagai Sekertaris Kabupaten Tangerang mengatakan. Alhamdulillah untuk respon dari masyarakat sangat luar biasa dan ini membuktikan bahwa program pemerintah daerah dari sisi kesehatan direspon oleh masyarakat yang ada di daerah kabupaten Tangerang. Ucapnya Drs H Moch Maesyal Rasyid. M. Si.

 

Sebetulnya program ini dicanangkan oleh Wakil Presiden Indonesia, diteruskan oleh Mendagri, lalu ke pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, untuk melakukan intervensi serentak dalam pencegahan stunting. Kabupaten Tangerang program ini kita namai Grebek Posyandu, yang menyasar 2.352 posyandu se Kabupaten Tangerang” ungkap Sekda.

 

Lanjut Sekda, selain menekan dan melakukan pencegahan stunting diq Kabupaten Tangerang, Gerebek Posyandu juga bertujuan mendataq kesehatan semua balita. Setelah dilakukan pendataan, maka langkah selanjutnya adalah memberikan suplai gizi dan vitamin yang cukup kepada para balita, sehingga kedepannya akan mampu mencipta generasi yang sehat, kuat, dan unggul.

 

“Dengan data kesehatan yang masuk, kita bisa ketahui dengan pasti berapa jumlah balita, lalu berapa balita yang resiko stunting, dan balita yang stunting. Sehingga, bisa mendapat penanganan dan pencegahan dengan cepat dan efektif, ” jelasnya.Sekda Drs H Moch Maesyal Rasyid. M. Si.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi menambahkan, bahwa angka stunting di Kabupaten Tangerang terus mengalami penurunan. Pada tahun 2021 angka stunting mencapai 16.136 balita, 2022 menurun menjadi 9.200 balita, dan pada tahun 2023 juga kembali menurun menjadi 5.391 balita.

 

“Untuk tahun 2024 ini, masih twrus kita himpun dan akan diketahui setelah program grebek posyandu selesai. Diharapkan, dengan adanya program ini, angka stunting di Kabupaten Tangerang akan kembali menurun, bahkan sampai nol persen,” terang Hendra.

 

Masyarakat begitu antusias untuk datang menimbangkan balitanya ke Posyandu Lily di Desa Tegal Kunir Kidul. Di sana balita juga diberikan tambahan makanan dan alat perlengkapan makan, hingga pengecekan kesehatan secara gratis.

 

Pada kesempatan tersebut juga hadir Camat Mauk, Kepala Desa Tegal Kunir dan perwakilan dari unsur Muspika Kecamatan Mauk.