WMC||Trenggalek – Sinergitas TNI–Polri bersama Pemerintah Daerah kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah binaan. Hal ini terlihat dari kehadiran Danramil 0806-02/Pogalan Lettu Cke Suroso yang bersinergi dengan jajaran Polsek Pogalan serta Pemerintah Kecamatan Pogalan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Pogalan Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Trenggalek Tahun 2027.
Musrenbangcam yang digelar di Pendopo Sasana Among Praja Kecamatan Pogalan, Selasa (3/2/2026), berlangsung dengan penuh semangat partisipatif. Beragam unsur hadir dalam forum tersebut, mulai dari perangkat kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan instansi vertikal. Kehadiran TNI–Polri semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Danramil 0806-02/Pogalan Lettu Cke Suroso menegaskan bahwa Musrenbangcam bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, forum ini menjadi jembatan penting antara kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah agar program yang dirumuskan benar-benar menyentuh kepentingan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Lettu Suroso juga menyoroti tema pembangunan tahun ini, yakni “Pembangunan Kota Atraktif dan Penuntasan Infrastruktur dalam Rangka Penghapusan Kemiskinan dan Adaptasi Perubahan Iklim.” Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan masa kini yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.
Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan menjadi contoh konkret kolaborasi harmonis dalam mendukung program pembangunan dari tingkat nasional hingga wilayah. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Sementara itu, Polsek Pogalan melalui perwakilannya menyampaikan dukungan penuh terhadap setiap program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai menjadi faktor utama agar seluruh agenda pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif sehingga hasilnya lebih optimal dan berkualitas.
Forum Musrenbangcam juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan usulan prioritas pembangunan. Berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas umum, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah yang lebih komprehensif.
Penekanan pada adaptasi perubahan iklim dalam agenda pembangunan menunjukkan bahwa arah kebijakan Kecamatan Pogalan mulai berorientasi pada isu global yang berdampak langsung terhadap kehidupan lokal. Langkah ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak dapat dilepaskan dari aspek lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi indikator kuat bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terbangun dalam forum Musrenbangcam menjadi modal sosial penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan wilayah.
Melalui Musrenbangcam Pogalan 2026 ini, diharapkan lahir rumusan program yang mampu mendorong percepatan pembangunan, menekan angka kemiskinan, serta menciptakan kawasan yang lebih atraktif dan berdaya saing. Sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah pun menjadi fondasi kokoh dalam mengawal setiap tahapan pembangunan demi terwujudnya Trenggalek yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.
[3/2 17.05] Gatot axs: TNI–Polri dan Pemkab Trenggalek Perkuat Sinergi di Musrenbangcam Pogalan 2026
WMC|| Trenggalek – Sinergitas TNI–Polri bersama Pemerintah Daerah kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah binaan. Hal ini terlihat dari kehadiran Danramil 0806-02/Pogalan Lettu Cke Suroso yang bersinergi dengan jajaran Polsek Pogalan serta Pemerintah Kecamatan Pogalan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Pogalan Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Trenggalek Tahun 2027.
Musrenbangcam yang digelar di Pendopo Sasana Among Praja Kecamatan Pogalan, Selasa (3/2/2026), berlangsung dengan penuh semangat partisipatif. Beragam unsur hadir dalam forum tersebut, mulai dari perangkat kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan instansi vertikal. Kehadiran TNI–Polri semakin memperkuat koordinasi lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Danramil 0806-02/Pogalan Lettu Cke Suroso menegaskan bahwa Musrenbangcam bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, forum ini menjadi jembatan penting antara kebutuhan riil masyarakat dengan kebijakan pembangunan pemerintah daerah agar program yang dirumuskan benar-benar menyentuh kepentingan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Lettu Suroso juga menyoroti tema pembangunan tahun ini, yakni “Pembangunan Kota Atraktif dan Penuntasan Infrastruktur dalam Rangka Penghapusan Kemiskinan dan Adaptasi Perubahan Iklim.” Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan masa kini yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat serta keberlanjutan lingkungan.
Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan menjadi contoh konkret kolaborasi harmonis dalam mendukung program pembangunan dari tingkat nasional hingga wilayah. Kehadiran aparat keamanan tidak hanya berfungsi menjaga stabilitas dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara.
Sementara itu, Polsek Pogalan melalui perwakilannya menyampaikan dukungan penuh terhadap setiap program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah. Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai menjadi faktor utama agar seluruh agenda pembangunan dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif sehingga hasilnya lebih optimal dan berkualitas.
Forum Musrenbangcam juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan usulan prioritas pembangunan. Berbagai aspirasi mengemuka, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan fasilitas umum, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah yang lebih komprehensif.
Penekanan pada adaptasi perubahan iklim dalam agenda pembangunan menunjukkan bahwa arah kebijakan Kecamatan Pogalan mulai berorientasi pada isu global yang berdampak langsung terhadap kehidupan lokal. Langkah ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak dapat dilepaskan dari aspek lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi indikator kuat bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terbangun dalam forum Musrenbangcam menjadi modal sosial penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan wilayah.
Melalui Musrenbangcam Pogalan 2026 ini, diharapkan lahir rumusan program yang mampu mendorong percepatan pembangunan, menekan angka kemiskinan, serta menciptakan kawasan yang lebih atraktif dan berdaya saing. Sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah pun menjadi fondasi kokoh dalam mengawal setiap tahapan pembangunan demi terwujudnya Trenggalek yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.
red/tim





