TAPUNG HULU, Wartamerdeka.com – Senyum polos anak-anak itu merekah sore menjelang maghrib. Dengan tangan terkatup dan wajah penuh harap, mereka berdiri berdampingan bersama jajaran personel Polsek Tapung Hulu dalam balutan suasana yang hangat dan penuh makna.

Melalui program “Maghrib Mengaji Polsek Tapung Hulu Berbagi”, aparat kepolisian tak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pembimbing generasi muda. Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi anak-anak untuk memahami arti sedekah dan berbagi sejak usia dini.
Di bawah langit yang mulai meredup, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema sederhana namun khusyuk. Anak-anak dengan pakaian muslim dan muslimah terbaiknya duduk rapi, menyimak, membaca, dan belajar bersama. Kehadiran para personel polisi di tengah mereka menghadirkan pesan kuat: bahwa kebaikan bisa ditanamkan dari siapa saja dan untuk siapa saja.
Kapolsek Tapung Hulu IPTU Riko Rizki Masri, S.H., M.H. dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kegiatan Maghrib Mengaji bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap pembinaan karakter anak-anak di lingkungan masyarakat.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa berbagi itu indah. Sedekah tidak harus menunggu kaya, tapi dimulai dari hati yang tulus. Jika sejak kecil sudah ditanamkan nilai-nilai kebaikan, insyaAllah mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli dan berakhlak,” ujarnya.
Suasana semakin haru saat paket berbagi diserahkan kepada anak-anak. Bukan tentang besar kecilnya bantuan, melainkan tentang sentuhan kasih yang mereka rasakan. Bagi sebagian dari mereka, perhatian seperti ini menjadi energi baru untuk terus belajar dan bermimpi.
Program ini juga menjadi jembatan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Orang tua yang turut hadir menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai wadah pembinaan spiritual sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Maghrib Mengaji Polsek Tapung Hulu menjadi bukti bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya soal patroli dan penindakan, tetapi juga tentang merawat hati, menumbuhkan empati, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan.
Dari Tapung Hulu, pesan sederhana itu bergema: belajar sedekah dan berbagi sejak dini adalah investasi moral untuk masa depan bangsa.
Editor: AN





