WMC|| Tulungagung – Embun pagi masih menyelimuti pematang sawah saat Koptu Yudi Purwanto, Babinsa Desa Kedungwilut dari Koramil Tipe B 0807/11 Bandung, turun langsung ke lapangan membersihkan saluran irigasi bersama warga binaannya, Minggu (15/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Dengan semangat gotong royong, lumpur dan sampah yang menyumbat aliran air dibersihkan agar distribusi air ke lahan persawahan kembali lancar. Saluran irigasi yang terawat dinilai sangat penting untuk menunjang pertumbuhan tanaman padi.
Koptu Yudi menegaskan bahwa irigasi merupakan urat nadi pertanian. Kelancaran suplai air sangat berpengaruh terhadap produktivitas hasil panen.
“Tanaman padi membutuhkan pasokan air yang cukup dan teratur. Saluran yang bersih memastikan distribusi air merata, mencegah genangan berlebih, serta menekan risiko gagal panen,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, saluran yang tersumbat dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan berdampak langsung pada hasil produksi. Oleh karena itu, perawatan irigasi menjadi langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi keberhasilan musim tanam.
Bagi Koptu Yudi, kehadirannya tidak hanya sebatas menjalankan tugas pendampingan pertanian sebagai Babinsa, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para petani.
Kebersamaan semacam itu diharapkannya juga akan dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus menjaga nilai gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, Babinsa dan warga Desa Kedungwilut menunjukkan komitmen bersama dalam merawat sarana pendukung pertanian. Langkah kecil seperti membersihkan saluran irigasi terbukti membawa dampak besar bagi peningkatan produktivitas serta ketahanan pangan daerah.
red/tim





