banner 728x90

6 Penekanan Irwasum Polri ke 100 Perwira Remaja SIPSS Batalyon Ksatria Sadacara

Img 20241219 Wa0049
banner 120x600

 

WMC|| Semarang Jateng- Akademi Kepolisian (Akpol) menggelar pelantikan terhadap 100 perwira remaja jalur Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana. Dalam kesempatan ini, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan pesan agar para perwira remaja menjaga nama baik institusi dengan menjunjung integritas, profesionalisme dan menghindari pelanggaran.

“Ada beberapa penekanan sebagai bekal kepada perwira remaja Polri sumber sarjana Batalyon Ksatria Sadacara. Pertama, jaga selalu nama baik institusi Polri dengan menampilkan sikap, perilaku, etika dan disiplin yang menjadi tauladan bagi anggota,” kata Komjen Dedi di Kompleks Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (18/12/2024).

Img 20241219 Wa0046

Komjen Dedi melanjutkan, pesan kedua adalah laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan menjunjung tinggi integritas. Caranya, lanjut dia, dengan mematuhi aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Serta tidak bersikap sewenang-wenang atau arogan,” sambung dia.

Pesan ketiga, Komjen Dedi meminta para perwira remaja meningkatkan kompetensi diri dengan gemar belajar. Dia meminta para perwira remaja adaptif dan peka terhadap perkembangan zaman.

“Baik dari soft skill, hard skill, maupun leadeeship skill di era digital,” ucap Komjen Dedi.

Keempat, Komjen Dedi menekankan para perwira remaja untuk selalu menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Kondisi prima, ditekankan Komjen Dedi, berpengaruh pada pelaksanaan tugas sebagai seorang abdi negara.

Img 20241219 Wa0047

“Kelima, harus mampu membangun hubungan dengan menjaga komunikasi kepada pimpinan dan bawahan. Serta sinergitas bersama rekan-rekan TNI, staleholders dan tokoh masyarakat,” ujar mantan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini.

Penekanan yang keenam atau yang terakhir, Komjen Dedi menegaskan kembali soal profesionalisme dalam tiap tindakan yang dilakukan para perwira remaja. Dia memberi memperingatkan untuk menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat! Kalian adalah representasi dari institusi ini, sehingga tiap langkah yang diambil memiliki dampak besar terhadap kepercayaan publik,” tegas Komjen Dedi.( red/gat)