WMC||Gresik – Meluapnya Sungai Lamong pada Sabtu (10/1/2026) menyebabkan terjadinya genangan air di sejumlah desa wilayah binaan Koramil 0817/10 Benjeng. Menyikapi kondisi tersebut, para Babinsa bergerak cepat melakukan pemantauan, pendataan, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

Babinsa Desa Lundo, Peltu Sunardi, melaporkan genangan air setinggi 5–20 sentimeter yang berdampak pada 10 kepala keluarga dan 5 rumah warga. Selain itu, sekitar 30 hektare sawah serta jalan desa dan lingkungan turut tergenang. Meski demikian, kondisi terakhir debit air telah kembali normal dan aktivitas warga berjalan seperti biasa.

Di Desa Sedapur Klagen, Serda Mustakim melakukan pemantauan di wilayah yang terdampak genangan setinggi 5–20 sentimeter. Sebanyak 15 KK dan 10 rumah sempat terdampak, dengan genangan sawah mencapai 30 hektare serta jalan poros desa dan lingkungan. Kondisi debit air saat ini dilaporkan telah normal.
Sementara itu, Babinsa Desa Deliksumber, Kopka Supriadi, mencatat genangan air setinggi 10–20 sentimeter yang berdampak pada 20 KK dan 15 rumah warga. Genangan juga meluas ke area persawahan seluas 40 hektare. Hingga saat ini, debit air terpantau kembali normal dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Berbeda dengan tiga desa tersebut, Babinsa di empat desa lainnya masih terus meningkatkan kewaspadaan. Peltu Purwanto, Babinsa Desa Kedungrukem, melaporkan debit air setinggi 10–40 sentimeter yang masih cenderung bertambah. Sebanyak 25 KK dan 15 rumah terdampak, dengan genangan meluas ke sawah, jalan desa, jalan lingkungan, hingga sebagian ruas jalan provinsi. Posko dapur umum telah disiapkan di Balai Desa Kedungrukem sebagai langkah antisipasi.

Di Desa Munggugianti, Serka Muhalim melakukan pemantauan intensif terhadap genangan setinggi 5–30 sentimeter yang berdampak pada 25 KK dan 20 rumah. Genangan juga terjadi di sawah serta jalan desa, lingkungan, dan jalan provinsi, dengan kondisi debit air yang masih meningkat.
Hal serupa terjadi di Desa Bulurejo dan Sirnoboyo. Babinsa Sertu Untung dan Sertu Lukman terus memantau wilayah binaan masing-masing, memastikan keamanan warga serta kelancaran lalu lintas, khususnya pada ruas jalan provinsi yang tergenang setinggi 5–20 sentimeter. Meski debit air bertambah, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.
Secara umum, Babinsa Koramil 0817/10 Benjeng aktif berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Masyarakat diimbau agar tetap waspada, mengurangi aktivitas di area genangan, serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan debit air.
Lalu lintas di wilayah terdampak terpantau lancar, meskipun pengguna jalan diimbau untuk melintas dengan hati-hati dan sebagian arus dialihkan melalui jalur alternatif arah Metatu. Babinsa akan terus melakukan pemantauan dan siap mengambil langkah cepat apabila terjadi perkembangan situasi di lapangan.(Pen0817).
gat








