banner 728x90

Danrem Untoro Tinjau KDKMP Sidoharjo, Progres Tertinggi di Pacitan Capai 68,5 Persen

Img 20260109 Wa0457
banner 120x600

 

WMC||Pacitan – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jumat (9/1/2026) siang.

Pamen TNI AD itu menyebut, progres pembangunan KDKMP di Keluarahan Sidoharjo baru mencapai 68,5 persen.

Menurutnya, saat ini progres tersebut menjadi yang tertinggi di Kota 1.001 Goa, sebutan lain untuk Kabupaten Pacitan.

“Tadi disampaikan oleh pak Dandim bahwa progres pembangunan Koperasi Merah Putih di Keluarahan Sidoharjo saat ini yang paling tinggi dibandingkan dengan lokasi-lokasi lainnya di Pacitan,” kata Untoro usai peninjauan.

Img 20260109 Wa0455

 

 

Danrem Untoro berharap, sisa waktu yang ada dapat lebih dioptimalkan agar proses pembangunannya dapat selesai tepat waktu dan sesuai target.

“Pembangunan Koperasi Merah Putih tahap pertama kami diberikan batas waktu hingga 31 Januari 2026 harus sudah selesai. Harapannya progres dapat selesai lebih cepat, sehingga masih ada waktu untuk lebih mengoptimalkan apa-apa yang dirasa masih kurang,” jelasnya.

Secara keseluruhan, ia mengungkapkan bahwa target pembangunan KDKMP di Kabupaten Pacitan sebanyak 172 titik. Dari angka itu, sebanyak 130 titik yang baru terbangun.
[9/1 18.35] Gatot axs: Danrem Untoro Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung di 3 Wilayah Jajarannya

Img 20260109 Wa0456

Trenggalek – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau sejumlah titik pembangunan jembatan gantung di wilayah jajarannya, Jumat (9/1/2026). Peninjauan diawali di Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, kemudian dilanjutkan di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dan terakhir di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Pamen TNI AD itu menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan program langsung dari pemerintah pusat untuk mengatasi kesulitan akses dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari Program Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap II. Program ini bertujuan untuk mempermudah mobilisasi anak-anak sekolah maupun aktivitas masyarakat lainnya,” kata Danrem Untoro saat meninjau lokasi pembangunan jembatan di Desa Prigi.

Dari tiga lokasi yang dikunjungi, Untoro mengungkapkan bahwa kondisi awal masing-masing sasaran pembangunan berbeda-beda.

“Di Pacitan sebelumnya sudah ada jembatan gantung, namun kondisinya sudah rapuh dan tidak layak digunakan. Sementara di Ponorogo selama ini belum ada jembatan. Sedangkan di Desa Prigi sebenarnya sudah pernah ada, tetapi diterjang banjir tahun lalu sehingga kini sudah tidak ada lagi,” terangnya.

Terkait spesifikasi, ia menjelaskan bahwa panjang dan lebar jembatan disesuaikan dengan kondisi serta lebar sungai di masing-masing wilayah.

“Di Pacitan, jembatan gantung yang akan dibangun memiliki panjang 24 meter dan lebar 1,3 meter. Di Ponorogo panjangnya 32 meter dengan lebar 2 meter. Sementara di Desa Prigi, karena sungainya paling besar, jembatan yang dibangun memiliki panjang 38 meter dan lebar 1,2 meter,” jelasnya.

Untoro juga mengatakan, secara keseluruhan satuannya mendapatkan target pembangunan jembatan gantung sebanyak 60 titik yang tersebar di seluruh wilayah jajarannya.
[9/1 18.37] Gatot axs: Danrem Untoro Tinjau KDKMP Sidoharjo, Progres Tertinggi di Pacitan Capai 68,5 Persen

WMC|| Pacitan – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto meninjau pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jumat (9/1/2026) siang.

Pamen TNI AD itu menyebut, progres pembangunan KDKMP di Keluarahan Sidoharjo baru mencapai 68,5 persen.

Menurutnya, saat ini progres tersebut menjadi yang tertinggi di Kota 1.001 Goa, sebutan lain untuk Kabupaten Pacitan.

“Tadi disampaikan oleh pak Dandim bahwa progres pembangunan Koperasi Merah Putih di Keluarahan Sidoharjo saat ini yang paling tinggi dibandingkan dengan lokasi-lokasi lainnya di Pacitan,” kata Untoro usai peninjauan.

Danrem Untoro berharap, sisa waktu yang ada dapat lebih dioptimalkan agar proses pembangunannya dapat selesai tepat waktu dan sesuai target.

“Pembangunan Koperasi Merah Putih tahap pertama kami diberikan batas waktu hingga 31 Januari 2026 harus sudah selesai. Harapannya progres dapat selesai lebih cepat, sehingga masih ada waktu untuk lebih mengoptimalkan apa-apa yang dirasa masih kurang,” jelasnya.

Secara keseluruhan, ia mengungkapkan bahwa target pembangunan KDKMP di Kabupaten Pacitan sebanyak 172 titik. Dari angka itu, sebanyak 130 titik yang baru terbangun.(red/tim )