ROKAN HULU, Wartamerdeka.com – Suasana duka menyelimuti Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, setelah seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Ngaso, Jumat (9/1/2026) sore. Hingga Jumat malam, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Korban diketahui bernama Elmahesa. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban bersama rekannya mandi di sungai yang tengah mengalami peningkatan debit air akibat arus yang cukup deras.
Berdasarkan informasi resmi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas A Pekanbaru pada pukul 20.10 WIB, korban bersama seorang temannya, Hazbi, terbawa arus sungai. Warga setempat berhasil menyelamatkan Hazbi, namun Elmahesa terseret arus dan menghilang.
Lokasi kejadian diperkirakan berada pada titik koordinat 1°3’10″N 100°18’5″E, tepatnya di aliran Sungai Ngaso, Desa Suka Damai.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Pekanbaru langsung bergerak cepat. Sebanyak 8 personel SAR diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 20.30 WIB, menempuh jarak sekitar 143 kilometer dengan arah heading 297 derajat, meski harus berpacu dengan waktu dan kondisi malam hari.
“Kami mengerahkan tim secepatnya begitu menerima laporan. Pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel dan masyarakat,” demikian keterangan resmi dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru.
Pihak SAR juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area pencarian tanpa pengamanan, serta tetap waspada terhadap kondisi sungai yang arusnya tidak stabil.
Apabila korban berhasil ditemukan, rencananya akan segera dievakuasi dan diserahkan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Kantor SAR Pekanbaru turut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan informasi terkait kondisi darurat, bencana, maupun musibah orang tenggelam melalui Call Center/WhatsApp 0811-7770-115.
Hingga berita ini diterbitkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara resmi.
Editor: AN








