JAKARTA – Anggota DPR RI Dapil Maluku dari Fraksi PDI Perjuangan Mercy Chriesty Barends menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada 14.810 anggota sidi Gereja Protestan Maluku yang diteguhkan pada Minggu, 29 Maret 2026. Ia menilai momen sakral ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan tonggak penting dalam perjalanan iman sekaligus panggilan untuk hidup dalam pengabdian yang lebih luas.
Dalam pernyataannya, Mercy menekankan bahwa peneguhan sidi merupakan langkah awal bagi umat untuk semakin dewasa dalam iman dan bertanggung jawab dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.
“Selamat kepada 14.810 Anggota Sidi Gereja Protestan Maluku yang diteguhkan hari ini. Tetaplah setia memikul Salib Kristus. ‘Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberikan pertumbuhan’ (1 Korintus 3:6),” ujar Mercy.
Menurut Mercy, pesan dalam ayat tersebut mengandung makna mendalam tentang pentingnya kerja bersama, kesetiaan, dan kerendahan hati dalam menjalani kehidupan pelayanan. Ia mengingatkan bahwa setiap proses iman membutuhkan waktu, ketekunan, serta peran banyak pihak, namun pada akhirnya Tuhanlah yang menentukan pertumbuhan sejati.
Mercy juga menyoroti besarnya jumlah anggota sidi yang diteguhkan tahun ini sebagai cerminan semangat kebangkitan iman di tengah masyarakat Maluku. Ia menilai hal ini menjadi kekuatan sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, toleransi, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Ini bukan hanya angka, tetapi kekuatan moral dan spiritual yang luar biasa bagi Maluku. Generasi muda gereja diharapkan mampu menjadi terang dan garam, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga dalam kehidupan sosial, bangsa, dan negara,” lanjutnya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Maluku, Mercy menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya-upaya pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui penguatan nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan membangun.
Ia juga mengajak para anggota sidi yang baru diteguhkan untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, menjaga kedamaian, serta menjadi agen perubahan yang membawa nilai kasih, keadilan, dan persaudaraan.
“Iman yang kuat harus tercermin dalam tindakan nyata. Jadilah pribadi yang membawa damai, menjunjung tinggi persaudaraan, dan turut membangun Maluku yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Momentum peneguhan sidi ini, kata Mercy, sekaligus menjadi pengingat bahwa gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa yang berintegritas dan berdaya saing. Ia berharap, semangat pelayanan yang ditanamkan sejak awal ini dapat terus tumbuh dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat.
Di akhir pernyataannya, Mercy kembali mengajak seluruh anggota sidi untuk menjaga komitmen iman mereka, serta menjadikan setiap langkah kehidupan sebagai bentuk kesaksian akan kasih Tuhan.
“Kiranya Tuhan senantiasa menuntun langkah saudara-saudari sekalian dalam setiap pengabdian dan pelayanan. Tetap setia, tetap rendah hati, dan terus bertumbuh dalam iman,” pungkasnya.





