JEMBER – Peringatan Haul ke-50 Habib Sholeh Tanggul 2026 di Tanggul tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga momentum memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menegaskan bahwa keteladanan Al Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid tetap relevan dalam menjawab berbagai tantangan sosial saat ini.
Menurut Habib Aboe, nilai utama yang diwariskan Habib Sholeh adalah keberpihakan kepada umat, khususnya mereka yang lemah secara ekonomi. “Habib Sholeh bukan hanya seorang ulama, tetapi juga sosok yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Kepeduliannya terhadap kaum dhuafa menjadi bukti bahwa dakwah tidak hanya lewat kata-kata, tetapi juga tindakan,” ujarnya di sela kegiatan haul, Ahad (5/4/2026).
Politisi dari Fraksi PKS tersebut menambahkan, tradisi haul seperti ini memiliki dimensi sosial yang kuat. Selain menjadi ruang spiritual, kegiatan tersebut juga mendorong tumbuhnya solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti bagaimana Habib Sholeh menjadikan harta sebagai sarana ibadah. Dalam berbagai kisah yang berkembang di masyarakat, Habib Sholeh dikenal tidak pernah menahan rezeki untuk dirinya sendiri, melainkan segera menyalurkannya demi kepentingan umat, mulai dari pembangunan masjid hingga membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Ini yang harus kita teladani. Bahwa keberkahan hidup justru hadir ketika kita mampu berbagi. Semangat seperti ini penting untuk terus dihidupkan, apalagi di tengah kondisi sosial ekonomi yang penuh tantangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Habib Aboe Bakar Alhabsyi berharap para jamaah yang hadir tidak hanya memperoleh keberkahan spiritual, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
“Haul ini jangan berhenti sebagai seremoni tahunan. Harus menjadi pengingat bahwa kita semua punya tanggung jawab sosial—membantu sesama, memperkuat lembaga pendidikan, dan memakmurkan tempat ibadah,” pungkasnya.
Peringatan haul yang dihadiri puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah ini juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM di kawasan Jember dan sekitarnya.






