banner 728x90

Said Abdullah Tegaskan Rotasi 15 Anggota Fraksi PDIP untuk Penyegaran Kinerja, Tak Perlu Dipolitisasi

Ang 8
banner 120x600

JAKARTA — Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Said Abdullah, menegaskan bahwa rotasi terhadap 15 anggota fraksi PDIP di DPR RI merupakan bagian dari upaya penyegaran dan optimalisasi kinerja anggota di Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Pernyataan ini disampaikan Said kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Said menjelaskan bahwa rotasi tersebut bukan hal yang perlu dicurigai atau dicurigai sebagai tindakan politis, melainkan langkah biasa yang dilakukan fraksi anggota parlemen untuk menyesuaikan kompetensi dan kebutuhan komisi yang berbeda. Ia mengatakan sebagian besar anggota yang dipindahkan selama ini sudah lama berada di posisi sebelumnya atau ditempatkan sesuai latar belakang keahliannya.

“Pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPR memang melakukan rotasi terhadap 15 anggota DPR yang menjadi anggota fraksi. Ke-15 anggota tersebut menjalani penugasan di komisi yang baru sebagai bagian dari penyegaran. Dan hal itu merupakan hal yang lumrah sebagai bagian dari tour of duty,” ujar Said Abdullah.

Salah satu contoh rotasi yang disebutkan Said adalah pemindahan Sadarestuwati yang sebelumnya di Komisi VI kini ditugaskan di Komisi IV yang relevan dengan keahliannya di bidang pertanian. Begitu pula dengan I Nyoman Parta yang dipindahkan dari Komisi X ke Komisi III yang bermitra dengan aparat penegak hukum.

Rotasi anggota fraksi ini juga termasuk anggota lain seperti Stevano Rizki Adranacus, Pulung Agustanto, dan Dewi Yuliani, yang berpindah tugas antar berbagai komisi DPR agar fungsi legislatif dan pengawasan dapat berjalan lebih efektif.

Said menegaskan, rotasi di internal fraksi merupakan praktik yang umum terjadi di parlemen dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kontribusi anggota DPR terhadap pembahasan kebijakan publik yang menjadi perhatian rakyat. “Tidak perlu ada prasangka atas hal tersebut,” tambahnya.