banner 728x90
Daerah  

Si Jago Merah Mengganas di Pasar Kasikan, Harapan Pedagang Ikut Hangus

Screenshot 20260331 075302
banner 120x600

KAMPAR,RIAU, Wartamerdeka.com – Musibah kebakaran hebat melanda Pasar Kasikan, Desa Kasikan, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin malam (30/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah kios pedagang hingga hangus tak tersisa.

 

Kepanikan sempat menyelimuti lokasi kejadian. Warga berhamburan menyelamatkan diri, sementara para pedagang hanya bisa pasrah melihat api melalap tempat usaha mereka. Dalam waktu singkat, kobaran api menguasai area pasar yang sebagian besar bangunannya berbahan mudah terbakar.

 

Kepala Desa Kasikan, Al. Hudri, ST., langsung turun ke lokasi bersama masyarakat dan Bhabinkamtibmas Desa Kasikan, Bripka Jasman Heri. Mereka bahu-membahu melakukan upaya pemadaman seadanya sembari menunggu bantuan datang, sekaligus mengamankan area agar tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Upaya pemadaman semakin maksimal setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan PTPN IV Regional III tiba di lokasi. Petugas berjibaku melawan api yang terus membesar hingga akhirnya berhasil dikendalikan beberapa waktu kemudian.

 

Akibat peristiwa ini, kerugian ditaksir mencapai angka yang signifikan. Seluruh barang dagangan dan perlengkapan usaha milik pedagang tidak sempat diselamatkan. Para korban kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sumber mata pencaharian mereka.

 

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Dugaan sementara belum dapat dipastikan, namun aparat terus mengumpulkan keterangan dari saksi di lokasi kejadian.

 

Pemerintah Desa Kasikan bersama masyarakat berharap adanya respon cepat dari instansi terkait, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Kampar, untuk segera menyalurkan bantuan kepada para korban terdampak.

 

Musibah ini menjadi pengingat pentingnya sistem keamanan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di area pasar tradisional yang padat aktivitas. Sementara itu, para pedagang hanya bisa berharap adanya bantuan dan dukungan agar dapat kembali bangkit dari keterpurukan.

 

Editor: AN