WMC|| Trenggalek – Sinergi Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, terus diperkuat melalui dukungan terhadap pelaksanaan program kesehatan masyarakat dalam kegiatan mini lokakarya lintas sektor yang diselenggarakan Puskesmas Pule di Kecamatan Pule, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Pule tersebut dihadiri Bati Tuud Koramil 0806-10/Pule Pelda Muguh Raharjo, Kapolsek Pule AKP Muhtar, S.A.P., dan Camat Pule Dwi Ratna Widyawati, A.P., M.M., sebagai bentuk koordinasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.
Forum mini lokakarya lintas sektor itu menjadi sarana evaluasi program sekaligus penyelarasan langkah antarlembaga dalam menjawab berbagai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pada aspek promotif dan preventif yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, meliputi penguatan pelayanan kesehatan dasar, percepatan penurunan angka stunting, peningkatan cakupan imunisasi, pengawasan kesehatan lingkungan, hingga upaya memperluas edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Pelda Muguh Raharjo mengatakan keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan lintas sektor merupakan bagian dari komitmen TNI untuk mendukung program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami dari Koramil 0806-10/Pule akan terus mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan. Kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, sehingga perlu dijaga bersama melalui sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Kapolsek Pule AKP Muhtar menambahkan bahwa stabilitas keamanan wilayah menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program kesehatan, terutama kegiatan lapangan yang menyasar masyarakat secara langsung hingga tingkat desa.
Sementara itu, Camat Pule Dwi Ratna Widyawati menilai mini lokakarya lintas sektor menjadi forum penting untuk memperkuat komunikasi antarinstansi agar setiap program kesehatan yang telah dirancang dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Menurut dia, kolaborasi antara unsur pemerintah, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan produktif.
red/tim.




