banner 728x90
Daerah  

Di Tengah Rakyat, Hamka B. Kady Pastikan Bedah Rumah di Romanglasa Tidak Salah Sasaran

Silaturahmi Bersama Masyarakat Desa Romanglasa, Kabupaten Gowa, Untuk Menyerap Aspirasi Sekaligu
banner 120x600

GOWA – Bukan dari balik meja di Senayan, Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady, memilih hadir langsung di tengah rakyat. Ia menyapa dan bersilaturahmi bersama warga Desa Romanglasa, Kabupaten Gowa, dalam suasana kekeluargaan.

Momen kebersamaan itu diabadikan dalam unggahan Instagram pribadinya, hamka.b.kady. Terlihat ratusan warga duduk di kursi plastik menghadap ke arah Hamka B. Kady, menyimak dialog dan sosialisasi program perumahan yang disampaikan.

Hamka B. Kady tampil sederhana, duduk di bangku kayu berhadapan langsung dengan warga, tanpa jarak. Dialog pun berlangsung dua arah. Warga bebas menyampaikan harapan, keluhan, dan aspirasi tentang kondisi rumah dan lingkungan mereka.

Ikhtiar untuk Hunian Layak

Sebagaimana dikutip dari Instagram pribadinya, kunjungan ini punya tujuan yang jelas: “Silaturahmi bersama masyarakat Desa Romanglasa, Kabupaten Gowa, untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan pelaksanaan program bedah rumah berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Semoga ikhtiar ini menghadirkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat butta Gowa,” tulis Hamka.

Bagi politisi Golkar yang sudah tiga periode mengabdi di DPR RI ini, bedah rumah bukan sekadar proyek. Ini soal martabat. Rumah yang layak berarti keluarga bisa tidur nyenyak tanpa takut bocor saat hujan, anak-anak bisa belajar dengan nyaman, dan orang tua bisa beristirahat dengan tenang.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi perumahan rakyat, ia sadar betul pengawasan adalah kunci. Jangan sampai bantuan yang seharusnya untuk warga miskin dan rumah tidak layak huni justru tidak tepat sasaran.

Dari Jakarta untuk Gowa

Kerja Hamka di Jakarta dan di dapil berjalan beriringan. Di Komisi V, ia terus memperjuangkan anggaran dan kemudahan juknis BSPS agar tahun 2027 nanti lebih banyak warga Gowa yang terbantu.

Di lapangan, ia memastikan sendiri. Sebelum Romanglasa, ia sudah turun ke Bontoramba dan Bungaejaya, Gowa, meninjau rumah-rumah yang sudah dibedah dan meresmikan bantuan untuk warga yang baru menerima program.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat. Selama masih ada rumah yang tidak layak, perjuangan belum selesai,” demikian semangat yang selalu ia bawa dalam setiap kunjungan.

Warga Romanglasa menyambutnya dengan senyum dan doa. Mereka berharap ikhtiar ini benar-benar menghadirkan perubahan nyata: rumah yang lebih layak, lebih aman, dan lebih nyaman untuk keluarga mereka di butta Gowa.