banner 728x90

Patroli Cepat Team Jogoboyo Polrestabes Surabaya Amankan 18 Pemuda Diduga Terlibat Bentrok Silat di Kedungdoro

Img 20260116 Wa0313
banner 120x600

 

WMC||Surabaya — Patroli cepat dan terukur dari Team Jogoboyo 3 Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mencegah potensi kericuhan yang lebih meluas di kawasan Jalan Kedungdoro, Surabaya, pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026.

Img 20260116 Wa0314

Sebanyak delapan belas pemuda yang diduga berasal dari dua kelompok perguruan silat diamankan bersama sejumlah kendaraan dan barang yang diduga digunakan dalam insiden bentrok.

Diketahui kejadian bermula sekitar pukul 00.30 WIB ketika petugas menerima informasi melalui Taruna Command Center 110 terkait adanya aksi saling serang di lokasi. Team Jogoboyo 3 yang saat itu tengah berpatroli di sekitar Jalan Blauran segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan.

Img 20260116 Wa0311

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menjelaskan bahwa tindakan cepat dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif.

“Seluruh potensi gesekan antar kelompok harus dicegah sebelum berkembang menjadi kasus kekerasan yang lebih besar serta membahayakan masyarakat. Melalui patroli aktif, personel di lapangan dapat merespons dengan lebih efisien dan tepat waktu,” tutur AKBP Erika, pada Jumat (16/01).

Img 20260116 Wa0312

Salah satu saksi yang sedang menikmati kopi di Angkringan Khas Djokdja Jalan Kedungdoro mengaku dikejutkan oleh kedatangan rombongan pemuda tak dikenal. Dalam keterangannya, saksi menuturkan bahwa kelompok tersebut menyerang dengan melempar batu dan kayu ke arah warga yang sedang berada di warung tersebut. Penjaga angkringan yang turut melihat kejadian membenarkan adanya aksi pelemparan yang menimbulkan kepanikan.

Tidak ada laporan luka berat, namun dua orang diketahui menjadi korban serangan dan menderita luka ringan akibat lemparan benda tumpul. Kedua korban masih dapat memberikan keterangan dan turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

Dalam operasi tersebut, Team Jogoboyo 3 mengamankan delapan belas pemuda beserta sepuluh unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk konvoi menuju lokasi bentrok. Selain itu, petugas juga mengamankan batu, kayu, dan sejumlah kartu identitas yang kini menjadi bagian dari barang bukti penyelidikan.

Seluruh pemuda berikut barang bukti kemudian diserahkan ke Piket Satreskrim Polrestabes Surabaya dan diterima oleh penyidik untuk proses pendalaman. Hingga saat laporan ini dibuat, situasi kawasan Kedungdoro kembali dinyatakan aman dan tidak ditemukan adanya lanjutan aksi balasan dari kelompok manapun.

Surabaya tidak boleh menjadi arena pertarungan kelompok ataupun bentrok antar organisasi, terlebih ketika melibatkan remaja dan pemuda. Polrestabes Surabaya kembali mengimbau agar seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi.

Menurut Kasat Samapta, aksi seperti ini harus dicegah karena berpotensi menimbulkan rantai konflik yang panjang. Ia mengapresiasi peran masyarakat yang cepat melapor melalui layanan Command Center sehingga aparat dapat merespons dengan presisi. Akhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengamanan selesai dilaksanakan dengan situasi kondusif terkendali.

red/tim