WMC|| Surabaya – Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhaimin, SH.MM, melaksanakan Penjaringan Aspirasi Masyarakat dalam rangka Reses Tahun Sidang Kedua Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Tafsir Hadis Prapen, Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Kota Surabaya, pada hari senin 9 Februari 2026.
Acara reses tersebut dihadiri oleh pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta warga sekitar. Suasana dialogis dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan, di mana masyarakat secara terbuka menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi.
Dalam sambutannya, Cak Imin menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna mendengarkan aspirasi secara nyata, Ia menyampaikan bahwa setiap masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di DPRD, khususnya melalui Komisi A yang membidangi pemerintahan dan pelayanan publik.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisir dan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang ada,” ujar Cak Imin.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain terkait peningkatan sarana lingkungan, dukungan terhadap pendidikan keagamaan, perbaikan infrastruktur wilayah, serta penguatan program sosial kemasyarakatan.
Salah satu warga Prapen, Sudarsono mewakili rt 1- 3 Prapen,
Mengusulkan cctv dan tenda Kematian untuk jalan kampung agar bisa memantau situasi di lingkungan wilayahnya serta tenda membantu warga masyarakat yang kena musibah serta menyampaikan apresiasinya atas kehadiran anggota dewan di tengah masyarakat.
“Kami merasa senang karena Cak Imin hadir langsung mendengarkan keluhan dan aspirasi kami, Semoga apa yang kami sampaikan bisa benar-benar diperjuangkan dan direalisasikan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh warga lainnya, Endah perwakilan KSH RW mengusulkan Proyektor kipas angin utk kegiatan zoom.
Kami berharap ada dukungan nyata dari pemerintah kota melalui DPRD,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Cak Imin menegaskan komitmennya untuk mengawal dan menindaklanjuti setiap masukan masyarakat melalui rapat-rapat DPRD dan koordinasi dengan instansi terkait.
Pengasuh Pondok Pesantren Tafsir Hadis Prapen menyambut baik pelaksanaan reses tersebut dan berharap sinergi antara DPRD dan masyarakat terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan warga.
Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama serta harapan agar aspirasi masyarakat yang telah disampaikan dapat diwujudkan demi pembangunan Kota Surabaya yang lebih baik dan berkeadilan.(red/gat)





