banner 728x90
Daerah  

Perkuat Sinergi Lintas Gereja, Kapolres Nganjuk Jamin Pengamanan Ibadah Umat Nasrani

Gridart 20260211 223237510
banner 120x600

WMC|| Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi pejabat utama melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Badan Kerjasama Gereja Kristen dan Katolik Kabupaten Nganjuk (BKSGKK) Pendeta Yohanes Ong, Ketua Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Korwil Nganjuk Pendeta Yerome Lans, serta Sekretaris Persekutuan Gereja Indonesia Setempat (PGI.S.) Nganjuk Pendeta Eko Sardino, di GDPI Jl. Yos Sudarso Nganjuk, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergisitas Polri dengan tokoh agama Kristen dan Katolik dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif di tengah dinamika sosial serta berbagai opini publik yang berkembang terhadap institusi kepolisian.

Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menegaskan komitmennya dalam menjamin rasa aman bagi umat Nasrani dalam menjalankan ibadah.

“Kami menjamin pengamanan setiap pelaksanaan ibadah umat Nasrani di Kabupaten Nganjuk. Negara hadir melalui Polri untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Sinergi dengan para tokoh agama sangat penting untuk menjaga kondusivitas wilayah,” tegas AKBP Suria Miftah Irawan.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi terbuka antara Polri dan tokoh agama menjadi kunci dalam mencegah kesalahpahaman serta meredam berkembangnya kontra opini yang dapat menyudutkan institusi kepolisian tanpa dasar yang jelas.

Ketua BKSGKK Kabupaten Nganjuk, Pendeta Yohanes Ong, menyampaikan dukungan penuh kepada Polri, khususnya Polres Nganjuk, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami melihat langsung kinerja Polres Nganjuk dalam menjaga keamanan, termasuk saat kegiatan keagamaan. Terkait adanya kontra opini yang menyudutkan Polri, kami siap membantu memulihkan kepercayaan publik melalui khotbah-khotbah di gereja serta edukasi kepada jemaat,” ujar Pendeta Yohanes Ong.

Lebih lanjut, pihaknya berencana membentuk komunitas internal lintas gereja yang akan membantu mempublikasikan kegiatan-kegiatan positif kepolisian melalui media internal jamaah. Langkah ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berimbang serta memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat.

Ketua PGPI Korwil Nganjuk Pendeta Yerome Lans dan Sekretaris PGI.S. Pendeta Eko Sardino turut menyatakan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan Polres Nganjuk demi terciptanya kerukunan, toleransi, dan keamanan yang berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk.

Silaturahmi ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (acha)
[11/2 21.39] Gatot Sp: Kapolres Nganjuk Gandeng MUI, Perkuat Benteng Deradikalisasi dan Cegah Penyakit Masyarakat

WMC|| Nganjuk – Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi pejabat utama Polres Nganjuk melaksanakan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nganjuk, Selasa (10/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor MUI Kabupaten Nganjuk, Jl. Dermojoyo No. 22, Payaman, Kecamatan Nganjuk, ini membahas penguatan sinergi dalam menangkal radikalisme, ajaran menyimpang, serta antisipasi penyakit masyarakat, khususnya praktik prostitusi liar.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara Polri dan tokoh agama guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Peran MUI sangat penting sebagai mitra strategis Polri dalam memberikan edukasi keagamaan yang moderat, mencegah masuknya paham radikal dan ajaran menyimpang, serta bersama-sama mengantisipasi penyakit masyarakat seperti prostitusi liar yang berpotensi merusak tatanan sosial,” ujar AKBP Suria Miftah Irawan.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pendekatan preventif melalui pembinaan dan penyuluhan berbasis keagamaan dinilai lebih efektif dalam menekan potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat ketahanan moral masyarakat.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Nganjuk, KH. Ali Mustofa Said, menyambut baik audiensi tersebut dan menegaskan komitmen MUI untuk terus bersinergi dengan Polres Nganjuk dalam menjaga umat dari pengaruh negatif yang bertentangan dengan nilai agama dan budaya bangsa.

“Kami siap mendukung langkah Polres Nganjuk, baik melalui dakwah, pembinaan umat, maupun koordinasi lintas sektor, agar masyarakat tidak terpapar radikalisme, ajaran menyimpang, serta praktik-praktik yang meresahkan seperti prostitusi liar,” ungkap KH. Ali Mustofa Said.

Melalui silaturahmi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang berkelanjutan antara Polres Nganjuk dan MUI Kabupaten Nganjuk, sehingga upaya pencegahan dan penanganan persoalan sosial keagamaan dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan Kabupaten Nganjuk yang aman, religius, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat. (gat)