WMC|| Surabaya, 12 Februari 2026 – Viral di media sosial, kisah seorang ibu lansia berusia 88 tahun yang hidup seorang diri di sebuah rombong sederhana di kawasan Jl. Mendut, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, menyita perhatian publik. Kondisi memprihatinkan tersebut akhirnya ditindaklanjuti oleh aparat pemerintah setempat pada Kamis (12/02/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Diketahui, lansia yang merupakan seorang janda asal Lamongan itu telah tinggal di kawasan tersebut sejak tahun 2019. Ia hidup sendiri tanpa keluarga dan menjalani keseharian dengan berjualan jajanan rentengan untuk anak-anak, dengan penghasilan yang tidak menentu. Tempat tinggalnya pun sangat sederhana, tanpa aliran listrik dan hanya menggunakan lampu minyak gas sebagai penerangan.
Berdasarkan informasi warga, selama menetap di wilayah tersebut ibu lansia ini tergolong warga tidak mampu dan belum pernah menerima bantuan sosial pemerintah seperti BLT maupun PKH. Sesuai data KTP, ia tercatat beralamat di Tambaksari Selatan 14/10 Surabaya, RT 14 RW 06, Kelurahan Tambaksari, Kecamatan Tambaksari.
Menindaklanjuti viralnya kondisi tersebut, Dinas Sosial Kota Surabaya bersama Satpol PP Kecamatan Tambaksari serta petugas Kelurahan Pacar Keling segera melakukan penjemputan dan penanganan. Lansia tersebut kemudian dibawa ke UPT Griya Wreda Jambangan Surabaya selaku pembina bpk Rudy, untuk mendapatkan perawatan dan perlindungan sosial yang lebih layak, mengingat usianya yang sudah lanjut serta tidak memiliki keluarga.
Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar yang berharap penanganan sosial terhadap warga lansia terlantar dapat terus ditingkatkan. Pemerintah juga diharapkan semakin proaktif melakukan pendataan dan penyaluran bantuan kepada warga rentan agar kejadian serupa tidak terulang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian bersama terhadap sesama, terutama warga lansia yang hidup sendiri dan membutuhkan perhatian dari masyarakat maupun pemerintah.(red/tim )





