banner 728x90
Daerah  

Reses Terakhir Anggota DPRD Kota Surabaya Bersama Jamaah Yasinta Al Ikhsan Sidosermo, Warga Sampaikan Aspirasi Kesehatan, Ketertiban,hingga BPJS

Img 20260211 212429 2
banner 120x600

WMC||SURABAYA, — Kegiatan Penjaringan Aspirasi Masyarakat (Reses) Anggota DPRD Kota Surabaya Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan, Muhaimin, S.H., M.M., Acara ini berlangsung lancar dan penuh kerukunan serta partisipasi warga bersama Jamaah Majelis Taklim Yasinta Al Ikhsan, di wilayah RT 02/RW 03 Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya. Kegiatan reses ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda rutin majelis taklim yang digelar dua minggu sekali.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan keluarga, saudara, lingkungan, serta Kota Surabaya secara keseluruhan agar senantiasa dijauhkan dari musibah dan bencana. Doa dipimpin oleh para tokoh agama yang hadir, di antaranya Kyai Haji Muhammad Syafi’i, Kyai Mas Bagus Zahid, serta para asatidz dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada jamaah Majelis Taklim Yasinta Al Ikhsan yang secara istiqomah menjaga tradisi doa dan kebersamaan. Menurutnya, keberadaan majelis taklim memiliki peran strategis dalam menjaga ketentraman sosial dan spiritual Kota Surabaya
Doa-doa panjenengan semua inilah yang menjadi kekuatan Kota Surabaya. Dengan ikhtiar lahir dan batin, Surabaya bisa dijauhkan dari fitnah, bencana, dan persoalan sosial yang terjadi di daerah lain,” ujar Muhaimin.

“Muhaimin juga menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya yang berkaitan dengan mitra kerja Komisi A, yaitu bidang hukum, pemerintahan, kependudukan, ketertiban, serta pelayanan publik di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Sesi dialog berlangsung aktif. Sejumlah perwakilan warga dan ketua RT menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satu aspirasi utama datang dari warga terkait mekanisme rujukan layanan kesehatan BPJS. Warga mengeluhkan lamanya proses rujukan dari puskesmas ke rumah sakit, terutama dalam kondisi darurat, yang dinilai dapat membahayakan pasien.

Selain itu, warga RT 02 menyampaikan permohonan perbaikan penerangan jalan dan gang sempit yang hingga kini belum terealisasi, meski telah beberapa kali diusulkan.
Persoalan ketertiban dan keamanan lingkungan juga menjadi perhatian, terutama terkait maraknya peredaran narkoba di kalangan remaja, parkir kendaraan di badan jalan yang mengganggu aktivitas warga dan UMKM, serta kepadatan penduduk akibat banyaknya pendatang.

Warga juga mengusulkan pemanfaatan aset atau lahan milik pemerintah untuk dijadikan sentra UMKM atau area parkir resmi, yang dinilai dapat menciptakan lapangan kerja bagi pemuda setempat sekaligus meningkatkan ketertiban kampung.
BPJS PBI, Data Kependudukan, dan Bantuan Lansia
Perwakilan RT 05 menyoroti persoalan BPJS PBI yang dinonaktifkan meski warga masih berdomisili di Surabaya.

Selain itu, warga meminta penertiban data kependudukan, khususnya bagi warga yang sudah tidak tinggal di Surabaya namun masih tercatat dalam administrasi, karena dinilai mempengaruhi akurasi data dan alokasi anggaran daerah.

Usulan lainnya mencakup permintaan bantuan untuk warga lansia, yang dinilai semakin berkurang setiap tahunnya, serta pengajuan fasilitas lingkungan seperti tenda kegiatan RT dan tempat sampah untuk mendukung kebersihan dan kegiatan sosial warga.

Komitmen DPRD Kota Surabaya
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muhaimin menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh masukan warga sesuai dengan kewenangan DPRD Kota Surabaya.

Ia menyampaikan bahwa persoalan kesehatan akan dikoordinasikan dengan komisi terkait dan Pemerintah Kota Surabaya, sementara persoalan kependudukan, ketertiban, dan administrasi akan ditindaklanjuti bersama kelurahan dan kecamatan.
“Silakan semua usulan disampaikan. Ini adalah tugas kami untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi panjenengan agar bisa terealisasi,” tegasnya.

Kegiatan reses ditutup dengan doa dan harapan agar pertemuan tersebut membawa manfaat, keberkahan, serta solusi nyata bagi warga RW 03 Sidosermo dan masyarakat Surabaya pada umumnya (gat)