BENGKALIS,RIAU, Wartamerdeka.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Makmur Jaya 89 yang diduga terjatuh ke laut di Perairan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, masih terus dilakukan. Hingga hari ketiga operasi, korban belum ditemukan.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Pekanbaru pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 13.50 WIB dari seorang ABK bernama Muslim. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di koordinat perkiraan 1°30’46” LU – 102°41’46” BT.
Korban diketahui bernama Rapat (38), laki-laki, beralamat di Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Hingga kini, korban masih berstatus Dalam Pencarian (DP).
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, pada 4 Januari 2026 pukul 11.55 WIB, saksi dan korban terbangun dari tidur. Korban sempat meminta tepung untuk memasak. Saksi kemudian pergi mencari tepung, namun saat kembali ke kamar, korban sudah tidak berada di tempat. Upaya pencarian telah dilakukan oleh lima orang ABK ke seluruh bagian kapal, namun korban tidak ditemukan dan diduga terjatuh ke laut.
Upaya Pencarian
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Meranti yang berjumlah empat personel diberangkatkan pada 5 Januari 2026 pukul 14.10 WIB menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 29 mil laut. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR terkait untuk melakukan pencarian dan penyisiran.
Pencarian hari pertama dan kedua dilakukan menggunakan RIB 03 Meranti di sekitar Last Known Position (LKP), namun hingga pukul 18.00 WIB hasil masih nihil sehingga operasi dihentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya.
Pada Selasa, 6 Januari 2026, Tim SAR Gabungan kembali melakukan briefing dan melaksanakan pencarian sesuai Rencana Operasi (Ren Ops) SAR H2 dengan area pencarian yang telah ditentukan. Namun, hingga sore hari, korban belum juga ditemukan.
Pencarian Hari Ketiga
Memasuki Rabu, 7 Januari 2026, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian sesuai Ren Ops SAR H3 dengan memperluas area penyisiran pada sejumlah titik koordinat di perairan Bengkalis. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi, termasuk dengan masyarakat setempat, guna memaksimalkan upaya pencarian.
Tim SAR juga mengimbau kepada seluruh pihak yang ikut serta dalam proses pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan dan menggunakan alat pelindung diri selama operasi berlangsung. Apabila korban ditemukan, rencananya akan segera dievakuasi dan diserahkan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru menyatakan bahwa operasi SAR akan terus dilakukan sesuai prosedur dan rencana yang telah ditetapkan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
“Kami terus berupaya maksimal bersama seluruh unsur SAR gabungan. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberi ketabahan,” ujar Kepala Kantor SAR Pekanbaru.
Editor: AN





