Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada hari ini, Jumat (23/1/2026), termasuk Jawa Tengah (Jateng) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, yang dapat disertai angin kencang dan petir.
Prakirawan BMKG menyampaikan bahwa potensi hujan sangat lebat berlaku di beberapa provinsi seperti Jateng, NTB, Lampung, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Hujan lebat dan ekstrem juga berpeluang terjadi di wilayah Banten dan Jakarta berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer saat ini.
Wilayah Jateng diperkirakan mengalami hujan sedang sampai lebat yang dapat memicu banjir lokal maupun tanah longsor di beberapa titik, khususnya di daerah pegunungan dan dataran tinggi. Sementara itu, NTB juga berpotensi menghadapi hujan lebat disertai kilat serta risiko dampak hidrometeorologi lainnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan terkait potensi angin kencang di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan dan lainnya. Warga disarankan untuk terus memantau update prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan mengantisipasi kemungkinan genangan air maupun gangguan aktivitas di luar ruangan.
Kondisi ini muncul di tengah pola atmosfer yang menunjukkan peningkatan awan hujan konvektif di wilayah selatan Indonesia menjelang akhir Januari 2026, yang berpotensi memicu terjadinya fenomena cuaca ekstrem.





