WMC|| GRESIK – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, memimpin langsung kegiatan Commander Wish yang digelar di Aula Rupatama SAR Polres Gresik, Jalan Dr. Wahidin No. 214, Kebomas, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penyamaan visi, misi, serta penguatan komitmen seluruh jajaran Polres Gresik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwira Polres Gresik.

Acara diawali dengan paparan Kasat Intelkam Polres Gresik Iptu Bagas Indra Wicaksono, yang menyampaikan gambaran umum situasi Kabupaten Gresik berdasarkan perspektif Asta Gatra serta kalender Kamtibmas tahun 2026.

Dalam arahannya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menegaskan kebanggaannya dapat bergabung dengan keluarga besar Polres Gresik serta komitmennya melanjutkan dan menyempurnakan program kerja yang telah dirintis pimpinan sebelumnya.
Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan Commander Wish merupakan pengingat arah kebijakan strategis Polri yang selaras dengan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang meliputi penguatan ideologi Pancasila, stabilitas keamanan nasional, pembangunan SDM, penguatan ekonomi, reformasi hukum dan birokrasi, hingga terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, adil, dan makmur.

Selain itu, Kapolres juga menekankan delapan Commander Wish Kapolda Jawa Timur yang harus menjadi pedoman kerja seluruh jajaran, mulai dari pemeliharaan kamtibmas yang responsif dan prediktif, penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan, peningkatan kualitas SDM Polri, hingga penguatan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam konteks lokal, Kapolres menyoroti peran strategis Polres Gresik sebagai garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat serta menjadi barometer keberhasilan institusi, khususnya di wilayah Pulau Jawa. Ia juga menegaskan pentingnya peran Polri dalam mendukung program prioritas nasional, salah satunya ketahanan pangan, dengan mendorong peran polisi penggerak hingga ke tingkat akar rumput.

Kapolres turut menekankan peningkatan pelayanan kepolisian berbasis digital, seperti layanan call center 110 dan Lapor Cak Rama, guna memudahkan akses masyarakat terhadap layanan Polri. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan sense of crisis, kemampuan analisis dan prediksi gangguan kamtibmas, serta respons cepat dan tepat terhadap setiap laporan masyarakat sesuai SOP.
Dalam aspek penegakan hukum, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan agar seluruh personel mengedepankan prinsip profesional, proporsional, dan berorientasi pada pemulihan sosial dengan menjunjung tinggi ultimum remedium dan restorative justice. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, sopan santun, serta menghindari tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik, terlebih di era media sosial.
“Jadilah polisi yang bisa merasa, bukan merasa bisa. Layani masyarakat dengan hati, jaga kehormatan institusi, dan jangan sekali-kali mengecewakan rakyat,” tegas Kapolres.
Menutup arahannya, Kapolres Gresik mengajak seluruh personel untuk menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi dengan Forkopimda dan TNI, serta aktif membangun komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dengan semangat Rastra Sewakottama, ia berharap seluruh anggota Polres Gresik mampu menjadi insan Bhayangkara sejati yang profesional, humanis, dan semakin dicintai serta dipercaya masyarakat.
red/tim.








