banner 728x90

Maulid Nabi Desa Bernung Bawa Tema,”Menanti Kasih Bersholawat” Dengan Penceramah Yohannes Abdurahman

Img 20260911 Wa0000
banner 120x600

Pesawaran Lampung — Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Menanti Kasih Bersholawat bersama Ustadz Yohannes Abdurahman yang digelar di wilayah Bernung, Kabupaten Pesawaran, Kamis malam (10/9/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam rangkaian Maulid Nabi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejumlah tokoh ulama, tetua adat, para sepuh, aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga warga dari berbagai dusun turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Img 20260911 Wa0002

Ketua panitia, Edi Irwansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan berlangsung meriah, aman, dan lancar.

“Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang sudah ikut andil dan antusias dalam acara Menanti Kasih Bersholawat. Untuk seluruh panitia, tetap solid dan ke depannya semoga bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Yohannes Abdurahman membagikan kisah perjalanan hidup serta perjuangannya hingga akhirnya memeluk agama Islam. Pengalaman tersebut menjadi pesan tersendiri bagi masyarakat untuk semakin memperkuat keimanan dan keyakinan kepada Allah SWT.

Ustadz Yohannes yang dikenal sebagai Ketua Perhimpunan Islam Kalimantan sekaligus dai internasional mengajak masyarakat untuk senantiasa yakin terhadap pertolongan Allah SWT, sembari terus berusaha membela dan menegakkan nilai-nilai agama dalam kehidupan.

“Bila kita menolong agama Allah, pasti kita ditolong Allah. Bila kita yakin, kita pun akan dipermudah,” ungkapnya.

Ia juga mengaku bersyukur karena perjalanan hidupnya telah mempertemukannya dengan banyak alim ulama dan orang-orang baik, khususnya di Lampung.

“Alhamdulillah, saya dipertemukan dengan dai-dai dan semua orang di Lampung, khususnya di Bernung, orang-orang baik. Semoga kita dapat bertemu di surga Allah dalam keadaan baik,” tambahnya.

Sementara itu, KH Ustadz Endang Khaidir menyampaikan terima kasih kepada Ustadz Yohannes Abdurahman yang telah berkenan hadir dan menyapa langsung masyarakat Bernung.

Menurutnya, kisah perjuangan Ustadz Yohannes dalam menemukan dan memeluk Islam menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat. Ia juga menilai kegiatan Maulid dan bersholawat tersebut menjadi momentum untuk mempererat persatuan serta kebersamaan warga Bernung.

“Terima kasih kepada Ustadz Abdurahman yang sudah bersedia menyapa masyarakat Bernung. Dari beliau kita dapat belajar betapa sulitnya perjuangan beliau untuk dapat memeluk Islam. Dengan adanya Maulid ini, kita dapat menyatukan masyarakat di Bernung. Semaraknya luar biasa,” tutupnya.

Kegiatan Menanti Kasih Bersholawat pun berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Fauzi BN