Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menegaskan kembali bahwa sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting bagi pembangunan dan keutuhan ekosistem bisnis digital di Indonesia. Hal itu disampaikan saat hadir dalam acara yang mengangkat tema dukungan terhadap pelaku ekonomi digital, khususnya mitra pengemudi transportasi online yang kini juga menjadi bagian penting dari ekonomi digital nasional.
Menurut Maman, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga terkait — termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian serta lembaga jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan — sangat krusial untuk memastikan bahwa kebijakan ekonomi digital berjalan secara inklusif dan berdampak positif bagi pelaku usaha, terutama UMKM dan mitra pengemudi yang menjadi ujung layanan digital di berbagai daerah.
Transportasi online, ujarnya, tak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas untuk produk-produk UMKM melalui keterhubungan platform digital dan layanan distribusi yang efisien. Hal ini sekaligus membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pemerintah Indonesia sendiri terus mendorong transformasi digital UMKM sebagai strategi jangka panjang, melihat bahwa hingga saat ini jutaan UMKM sudah memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan transaksi, sehingga berkontribusi pada ketahanan ekonomi nasional. Langkah ini juga sejalan dengan berbagai kolaborasi publik-swasta yang memperkuat inovasi serta akses pembiayaan dan kemitraan usaha berbasis teknologi digital.
Maman menambahkan bahwa sinergi lintas sektor ini juga harus didukung regulasi yang adaptif, akses modal, serta pelatihan digitalisasi usaha agar UMKM benar-benar mampu bersaing di era globalisasi dan tetap tumbuh dalam ekosistem digital inklusif yang adil dan berkelanjutan.





