WMC|| Trenggalek – Sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah terus diperkuat sebagai upaya nyata menjaga kelestarian kawasan hutan lindung. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di kawasan sumber mata air Ingas Winong, Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini melibatkan Babinsa Desa Ngulanwetan Sertu Zaenal Arifin, anggota Koramil 0806-02/Pogalan, yang bersinergi dengan Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Saifudin serta Dinas Perhutani Trenggalek. Aksi tanam pohon tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem hutan lindung yang memiliki peran vital bagi keberlangsungan hidup masyarakat.

Mata air Ingas Winong dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menjadi salah satu sumber air bersih utama bagi warga Desa Ngulanwetan dan sekitarnya. Kelestarian mata air ini sangat bergantung pada kondisi hutan lindung di sekelilingnya, sehingga penghijauan dinilai sebagai langkah strategis dan preventif untuk mencegah degradasi lingkungan.
Sertu Zaenal Arifin menegaskan bahwa TNI dan Polri akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga dan merawat kawasan hutan lindung. Menurutnya, sinergitas antarinstansi menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman kerusakan lingkungan yang semakin kompleks.
“Hari ini kami melaksanakan penanaman bibit pohon aren, pohon pucung, pohon ringin, pohon sonokeling, dan pohon alpukat,” ujar Sertu Zaenal. Ia menjelaskan, jenis tanaman tersebut memiliki fungsi ekologis yang kuat untuk menjaga struktur tanah, menyimpan cadangan air, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan.
Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan pelestarian lingkungan bukan sekadar tugas tambahan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral untuk menjaga alam sebagai warisan generasi mendatang. Hutan yang lestari diyakini mampu menopang kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat desa.

Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Ngulanwetan, Aipda Ahmad Saifudin. Menurutnya, kegiatan tanam pohon ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian hutan lindung dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan.
Sementara itu, Dinas Perhutani Trenggalek menyambut positif sinergitas yang terbangun antara TNI, Polri, dan pemerintah desa. Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman alih fungsi lahan, penebangan liar, serta potensi bencana ekologis seperti longsor dan kekeringan.
Kegiatan penanaman pohon ini juga melibatkan partisipasi masyarakat setempat. Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Melalui aksi nyata ini, sinergitas TNI-Polri dan pemerintah tidak hanya sebatas slogan, tetapi diwujudkan langsung di lapangan. Diharapkan, kegiatan penanaman pohon di mata air Ingas Winong ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lain dalam menjaga hutan lindung demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
red/tim.








