banner 728x90
Daerah  

Ini Alasan Gubernur Sulsel Puji Politisi Senior Golkar Hamka B. Kady di HUT ke-163 Jeneponto

File 000000005a5471faab873157a28b147e
banner 120x600

JENEPONTO – Peringatan Hari Jadi ke-163 Kabupaten Jeneponto pada 1 Mei 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk melihat lebih dalam peran Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, dalam mendorong pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Jeneponto dan sekitarnya.

Kehadiran Hamka B Kady dalam peringatan tersebut disertai pengakuan dari sejumlah kepala daerah atas kontribusinya selama ini. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara terbuka menyebut Hamka sebagai “andalan di pusat” dalam memperjuangkan program pembangunan daerah. Pernyataan tersebut mencerminkan kuatnya relasi koordinasi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat nasional, terutama dalam mengawal program strategis yang membutuhkan dukungan anggaran pusat.

Hal senada disampaikan Bupati Jeneponto, Paris Yasir, yang menyoroti dedikasi Hamka B Kady dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, bahkan dalam kondisi kesehatan yang kurang baik. Ia mengungkapkan bahwa komitmen Hamka terhadap daerah tidak surut, termasuk ketika harus tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan fisik. Testimoni ini memperkuat gambaran bahwa peran legislator tidak hanya sebatas fungsi formal, tetapi juga menyangkut komitmen personal terhadap konstituen.

Penelusuran terhadap berbagai proyek pembangunan menunjukkan bahwa sejumlah infrastruktur penting di Jeneponto memiliki keterkaitan dengan peran advokasi Hamka B Kady di DPR RI. Di antaranya adalah pembangunan Bendungan Karaloe yang berfungsi sebagai pengendali banjir dan penyedia irigasi, peningkatan jalan nasional poros Jeneponto yang memperkuat konektivitas antarwilayah, serta pembangunan jembatan gantung di wilayah terpencil untuk membuka akses masyarakat. Selain itu, terdapat pula pengembangan jaringan irigasi yang mendukung sektor pertanian, pembangunan rumah susun, serta program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam momentum tersebut, Hamka juga meresmikan ruas jalan yang dibangun melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan infrastruktur oleh masyarakat. Program ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana kebijakan pusat dapat diterjemahkan menjadi manfaat langsung di daerah.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang menjadi pilar utama kerja parlemen. Dalam fungsi legislasi, ia terlibat dalam pembahasan regulasi terkait infrastruktur, transportasi, dan perumahan rakyat. Dalam fungsi penganggaran, ia mengawal alokasi dana dari kementerian mitra seperti Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan agar program pembangunan di daerah dapat masuk dalam prioritas nasional. Sementara dalam fungsi pengawasan, ia memastikan proyek-proyek yang telah direncanakan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Di daerah pemilihannya, Hamka dikenal aktif menyerap aspirasi masyarakat melalui kunjungan langsung dan komunikasi intens dengan pemerintah daerah. Pola kerja ini memungkinkan kebutuhan masyarakat dapat diidentifikasi secara lebih akurat, sekaligus memastikan bahwa program yang diperjuangkan di pusat benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Koordinasi yang terbangun antara legislator dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan realisasi pembangunan.

Dampak dari berbagai program tersebut mulai dirasakan masyarakat, terutama dalam peningkatan konektivitas dan aktivitas ekonomi. Infrastruktur jalan dan jembatan mempermudah distribusi barang dan jasa, sementara pembangunan bendungan dan irigasi mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian. Di sisi lain, program perumahan memberikan akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup.

Meski demikian, tantangan pembangunan di Jeneponto masih memerlukan perhatian berkelanjutan, terutama dalam hal pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dalam kesempatan tersebut, Hamka B Kady menyampaikan harapannya agar Jeneponto terus berkembang, semakin maju, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Secara keseluruhan, Hamka B Kady dinilai sebagai figur yang mampu menjembatani kepentingan daerah dengan kebijakan pusat. Perannya dalam mengawal aspirasi masyarakat hingga menjadi program pembangunan konkret menunjukkan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.

Saat ditanya terkait kemampuan itu, politisi asal Dapil Sulsel I ini menjawab singkat bahwa semua dilakukan dengan hati ingin memberi yang terbaik untuk rakyat diwakili.

“Saya hanya melakukan apa yang harus saya untuk rakyat,” jawab Hamka singkat.

Itu artinya Hamka B. Kady ANGGOTA PARLEMEN RI yang BELA RAKYAT!