JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menegaskan honor bagi tenaga pendidik di internal Polri harus ditambah.
Politisi yang akrab disapa Gus Falah itu mengungkapkan, honor tenaga pendidik di lembaga pendidikan Kepolisian hanya Rp100 ribu per jam.
Hal itu disampaikan Gus Falah dalam rapat Komisi III DPR RI dengan Polri dan PPATK di kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/6/2026).
“Padahal para pendidik ini akan mencetak tenaga-tenaga yang lebih profesional. Tapi kalau cuma dibayar Rp100 ribu per jam, itu sangat kurang, jadi mohon ini ditinjau,” ujar Gus Falah.
Gus Falah pun berharap adanya dukungan anggaran bagi infrastruktur pelaksanaan KUHP dan KUHAP baru. Karena itu, Gus Falah menegaskan Polri memang membutuhkan tambahan anggaran.
“Apalagi setelah revisi UU Polri disahkan, usia pensiun bertambah, sudah pasti anggarannya juga harus ditambah,” ujar Gus Falah.
Gus Falah pun menyatakan tambahan angggaran juga dibutuhkan dalam pemanfaatan teknologi AI guna memerangi penipuan finansial, kejahatan siber, serta kebutuhan forensik digital dan deteksi wajah.
“Intinya, sebagaimana disampaikan oleh kapoksi kami, anggaran untuk Polri harus ditambah. Dan kami akan support penuh untuk itu,” pungkas Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu.





