banner 728x90

Milad ke-110 Mathla’ul Anwar: Momentum Memperkuat Peran Pendidikan, Dakwah dan Pengabdian untuk Bangsa

Img 20260812 Wa0072
banner 120x600

BOGOR –  Mathla’ul Anwar memperingati Milad ke-110 tahun melalui kegiatan Temu Akbar Mathla’ul Anwar (Tebar Mawar) warga Mathla’ul Anwar yang digelar di Aula Tegar Beriman, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 3000 warga Mathla’ul Anwar dari sejumlah wilayah dan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan komitmen Mathla’ul Anwar dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial atau pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., menegaskan bahwa usia 110 tahun harus menjadi momentum bagi seluruh jajaran Mathla’ul Anwar untuk melakukan evaluasi dan introspeksi terhadap perjalanan organisasi, sekaligus memastikan berbagai target yang belum terpenuhi dapat ditindaklanjuti.

Menurutnya, ikhtiar besar Mathla’ul Anwar ke depan adalah menjadikan organisasi semakin naik level dan menghadirkan manfaat nyata bagi bangsa dan negara. Karena itu, seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar dari tingkat Pengurus Besar hingga Pengurus Cabang harus bergerak bersama sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

“Tidak boleh ada pengurus yang hanya menjadi penonton. Bangsa Indonesia akan melihat kontribusi nyata Mathla’ul Anwar melalui karya dan pengabdian yang kita berikan,” tegasnya.

KH. Jazuli juga menekankan pentingnya pembenahan dan reformasi tata kelola organisasi. Mathla’ul Anwar, katanya, merupakan milik seluruh keluarga besar yang harus dijaga, dikembangkan, dan diperkuat secara bersama-sama.

Dalam bidang pendidikan, evaluasi dan perbaikan sistem pendidikan Mathla’ul Anwar perlu terus dilakukan, termasuk penguatan kurikulum serta perhatian serius terhadap madrasah-madrasah yang masih membutuhkan pembenahan.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menjalin kerja sama dengan Mathla’ul Anwar melalui nota kesepahaman (MoU). Melalui kerja sama tersebut, seluruh satuan pendidikan Mathla’ul Anwar tingkat SLTA/SMA/MA di Jawa Barat menjadi mitra pemerintah dalam pengembangan pendidikan. Para siswa Mathla’ul Anwar juga memperoleh kesempatan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Lulusan Mathla’ul Anwar harus menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Perjuangan organisasi tidak akan berkelanjutan tanpa konsistensi. Karena itu, seluruh gerak langkah Mathla’ul Anwar harus berdasarkan sistem, manhaj, dan program kerja yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, dalam sambutannya menilai perjalanan Mathla’ul Anwar selama 110 tahun merupakan kontribusi luar biasa bagi umat dan bangsa. Apa yang telah diwariskan organisasi tersebut, menurutnya, merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk terus memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

Tamsil mengatakan Mathla’ul Anwar telah menunjukkan kualitas ukhuwah yang sesungguhnya dengan mengambil peran strategis dalam kehidupan kebangsaan. Momentum 110 tahun juga harus menjadi kesempatan untuk kembali merajut solidaritas keumatan demi kemaslahatan bangsa.

“Ormas Islam seperti Mathla’ul Anwar perlu terus didorong agar mengambil peran dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak boleh kehilangan dimensi moral. Politik harus menjadi ruang pengabdian untuk melayani umat dan mencapai kemaslahatan bersama.

Menurut Tamsil, kesalehan tidak boleh berhenti di ruang privat, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sosial, dakwah, dan kebangsaan. Karena itu, usia 110 tahun bukanlah garis akhir perjuangan Mathla’ul Anwar, melainkan tonggak untuk semakin memperkuat peran organisasi sebagai perajut moral kebangsaan.

Dukungan terhadap Mathla’ul Anwar juga disampaikan Bupati Bogor, H. Rudy Susmanto, S.Si. Ia mengapresiasi kontribusi Mathla’ul Anwar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui keberadaan madrasah yang telah hadir hingga ke pelosok daerah.

Menurut Rudy, lembaga pendidikan Mathla’ul Anwar merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor, katanya, tidak dapat membangun daerah secara sendiri dan membutuhkan sinergi serta kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk Mathla’ul Anwar.

“Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen melakukan revitalisasi madrasah-madrasah yang ada di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan,” ujar Rudy.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PD Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, H. Abdul Aziz Sarnata, M.E., selaku penyelenggara Tebar Mawar dan Milad 110 Mathla’ul Anwar menyampaikan bahwa perjalanan dan perkembangan Mathla’ul Anwar khususnya di Kabupaten Bogor terus mengalami dinamika dan membutuhkan perhatian bersama.

Salah satu fokus utama, kata Abdul Aziz, adalah merawat dan memperkuat madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar yang masih membutuhkan dukungan dan pembenahan. Masih terdapat sejumlah madrasah yang menjadi pekerjaan rumah bersama, khususnya dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berencana memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan, termasuk pendidikan keagamaan, pada tahun 2027. Mathla’ul Anwar turut dilibatkan dalam tim perumus program tersebut.

“Insya Allah pada tahun 2027 Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan, termasuk pendidikan keagamaan, dan salah satu tim perumusnya melibatkan Mathla’ul Anwar,” ungkapnya.

Selain infrastruktur pendidikan, perhatian juga diarahkan kepada para guru madrasah Mathla’ul Anwar yang telah mengabdi selama puluhan tahun dalam mencerdaskan masyarakat.

Rangkaian Acara Temu Akbar dan Milad Mathla’ul Anwar ke-110 Tahun tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan keluarga besar Mathla’ul Anwar sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat.

Memasuki usia 110 tahun, Mathla’ul Anwar meneguhkan komitmen untuk terus melakukan pembenahan internal, memperkuat pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas pengabdian sosial dan kebangsaan.

Momentum tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh keluarga besar Mathla’ul Anwar untuk meningkatkan peran, memperluas kemanfaatan, dan menghadirkan keberkahan bagi umat, bangsa, dan negara.