banner 728x90
Daerah  

Di Tengah Padatnya Tugas, AKP A.A. Putrawan Tetap Tajam: Latihan Menembak Jadi Kunci Jaga Fokus dan Sk

Img 20260808 Wa0212
banner 120x600

WMC | SURABAYA – Padatnya tugas kedinasan bukan alasan untuk berhenti mengasah kemampuan. Prinsip tersebut terus dijalankan Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP A.A. Putrawan, SH., MH., yang tetap menyempatkan diri menjalani latihan olahraga menembak di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri.

Pada Sabtu (8/8/2026), AKP A.A. Putrawan kembali menjalani latihan di Lapangan Tembak Polda Jawa Timur. Bagi dirinya, latihan bukan sekadar aktivitas pengisi waktu luang, melainkan bagian dari menjaga ketajaman kemampuan, konsentrasi, ketenangan, dan disiplin.

Menurut AKP A.A. Putrawan, kemampuan tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman atau prestasi masa lalu. Skill harus terus diasah agar tetap terjaga.

“Skill itu harus terus diasah. Kalau berhenti berlatih, kemampuan bisa menurun. Yang penting tetap konsisten dan menjaga kemampuan yang sudah dimiliki,” ujarnya.

JAGA SKILL, JAGA FOKUS

Olahraga menembak menuntut konsentrasi tinggi. Setiap latihan membutuhkan ketenangan, fokus, kecermatan, serta koordinasi yang baik.

Karena itu, latihan rutin menjadi bagian penting untuk mempertahankan kemampuan. Bukan hanya soal ketepatan sasaran, tetapi juga bagaimana seorang atlet mampu mengendalikan diri dan tetap fokus dalam setiap kesempatan.

“Latihan ini untuk menjaga skill agar tetap lancar dan tidak kaku. Ketangkasan harus terus diasah, termasuk kecermatan dan konsentrasi terhadap sasaran,” jelasnya.

Baginya, latihan yang dilakukan secara konsisten membuat kemampuan tetap terjaga. Dengan demikian, ketika menghadapi pertandingan, dirinya tidak perlu memulai kembali dari awal.

“Melatih ketangkasan, kecermatan, konsentrasi dan fokus. Jadi kalau ada pertandingan, kita tidak mulai dari nol karena kemampuan tetap terjaga,” tambahnya.

TUGAS PADAT, LATIHAN TETAP JALAN

Sebagai Kasatresnarkoba, AKP A.A. Putrawan memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Namun, kesibukan tersebut tidak membuatnya meninggalkan olahraga yang telah menjadi bagian dari aktivitas pengembangan dirinya.

Ia memilih tetap menjaga keseimbangan antara tanggung jawab kedinasan dan latihan. Baginya, disiplin bukan hanya diterapkan dalam menjalankan tugas, tetapi juga dalam menjaga kemampuan pribadi.

PRESTASI BUKAN AKHIR, TAPI MOTIVASI

Bagi AKP A.A. Putrawan, prestasi bukan alasan untuk berhenti berlatih. Justru prestasi menjadi motivasi agar kemampuan terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Jangan merasa karena sudah pernah berprestasi kemudian berhenti latihan. Justru harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tegasnya.

Latihan yang konsisten, menurutnya, merupakan investasi jangka panjang. Sebab kemampuan yang terus diasah akan membentuk kesiapan, baik secara teknik maupun mental.

Semangat tersebut menjadi pesan sederhana yang terus ia pegang: tetap berlatih, tetap fokus, tetap disiplin.

Karena ketajaman tidak datang secara instan. Fokus lahir dari latihan, kemampuan tumbuh dari konsistensi, dan prestasi dipertahankan dengan disiplin.

(gat)