banner 728x90
Daerah  

Hari Anak Nasional 2026 di Surabaya Meriah, Kak Harris dan Boneka Ayis Sukses Edukasi Anak Cegah Stunting

Img 20260725 Wa0139
banner 120x600

 

WMC|| SURABAYA – Halaman Balai Kota Surabaya dipenuhi gelak tawa dan keceriaan ratusan anak saat Pemerintah Kota Surabaya memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Sabtu (25/7/2026). Momentum tahunan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Acara yang berlangsung di kawasan Balai Kota Surabaya, Jalan Taman Surya No. 1, dihadiri langsung Wali Kota Surabaya Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., Wakil Wali Kota Surabaya Ir. Armuji, M.H., serta Ketua DPRD Kota Surabaya H. Syaifuddin Zuhri, S.Sos. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi bukti nyata dukungan terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kota Pahlawan.

Beragam kegiatan menarik disuguhkan untuk memeriahkan peringatan HAN 2026, mulai dari pertunjukan tari, lomba mewarnai, hingga talk show edukatif yang mengangkat pentingnya perlindungan anak dan pemenuhan hak-haknya.

Ketua Panitia, Rizal, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional di Surabaya merupakan agenda rutin yang bertujuan menghadirkan ruang aman, ramah, dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar, bermain, serta mengembangkan kreativitas.

“Kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Surabaya. Kami ingin mereka memiliki ruang untuk berekspresi, belajar, bermain, sekaligus memperoleh edukasi yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Img 20260725 Wa0140

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah dongeng inspiratif dari pendongeng anak nasional, Kak Harris (Harris Rizki Akhiruddin), yang mengangkat tema pencegahan stunting. Dengan gaya bercerita yang komunikatif, interaktif, dan penuh humor, Kak Harris mengajak anak-anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan, serta menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Suasana semakin semarak ketika Boneka Ayis hadir menemani Kak Harris. Tingkah lucu Boneka Ayis berkali-kali memancing gelak tawa anak-anak. Mereka tampak antusias bernyanyi, menjawab pertanyaan, hingga berinteraksi langsung dengan tokoh boneka yang menjadi sahabat anak-anak tersebut.

Menurut Kak Harris, edukasi mengenai stunting akan lebih efektif jika disampaikan melalui pendekatan yang menyenangkan sehingga pesan kesehatan dapat diterima anak-anak tanpa merasa digurui.

“Anak-anak Surabaya harus tumbuh sehat, cerdas, dan bebas dari stunting. Melalui dongeng, mereka belajar sambil bermain sehingga pesan-pesan penting dapat diterima dengan penuh kegembiraan,” ungkapnya.

Penampilan di Surabaya juga menjadi bagian dari rangkaian road show nasional Kak Harris yang akan mengunjungi berbagai kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Kalimantan, dan sejumlah daerah lainnya dengan membawa misi edukasi anak melalui media dongeng.

Keceriaan anak-anak terlihat sepanjang acara. Salah seorang peserta, Radit, mengaku sangat menikmati penampilan Boneka Ayis.

“Ayis lucu sekali. Saya senang dan tertawa terus. Saya dibuat gemas oleh Ayis,” katanya penuh semangat.

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Balai Kota Surabaya tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang membangun kesadaran pentingnya kesehatan dan perlindungan anak. Kolaborasi antara pemerintah, panitia, komunitas, dan pegiat pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi Surabaya yang sehat, bahagia, berprestasi, serta bebas dari stunting sebagai investasi terbaik bagi masa depan Indonesia.(red/ gat)