banner 728x90
Daerah  

Polrestabes Surabaya Matangkan Pengamanan, Libatkan TNI dan Unsur Gabungan Demi Jaga Kondusiftas kota 

Img 20260617 Wa0119
banner 120x600

WMC||Surabaya – Polrestabes Surabaya mematangkan kesiapan pengamanan menjelang rangkaian kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan menggelar apel kesiapan personel gabungan. Apel tersebut menjadi bentuk komitmen seluruh unsur pengamanan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Pengamanan melibatkan personel TNI, Brimob, Direktorat Samapta Polda Jawa Timur, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Linmas, serta jajaran Polsek di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Img 20260617 Wa0123

Dalam arahannya, AKBP Rosyid Hartanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa apel kesiapan bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat muncul selama pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT.

Menurutnya, meskipun lokasi kegiatan berada di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, mobilitas peserta dan penggembira berpotensi melintasi sejumlah kawasan di Kota Surabaya. “Karena itu, pengamanan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses kedatangan peserta, pelaksanaan kegiatan, hingga kepulangan mereka ke daerah masing-masing,” tutur AKBP Rosyid, pada Selasa (16/6).

Img 20260617 Wa0117

AKBP Rosyid menjelaskan bahwa pengalaman pengamanan pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan potensi gangguan keamanan lebih banyak terjadi saat pergerakan massa di perjalanan. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta memahami karakteristik wilayah tugas masing-masing, mengenali jalur pergerakan peserta, memetakan titik rawan, serta meningkatkan patroli pada kawasan yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa.

Img 20260617 Wa0115

Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan preemtif dan preventif melalui komunikasi yang baik dengan pengurus perguruan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh pihak yang terlibat agar setiap potensi persoalan dapat diselesaikan secara dini tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Rosyid mengapresiasi langkah jajaran Polsek dan Sat Samapta Polrestabes Surabaya yang telah melaksanakan operasi penertiban peredaran minuman keras ilegal. Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian dari mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas yang dipicu konsumsi minuman beralkohol selama berlangsungnya kegiatan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Polrestabes Surabaya tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Namun demikian, terhadap setiap pelanggaran hukum seperti konvoi yang membahayakan pengguna jalan, tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, maupun perbuatan yang mengganggu ketertiban masyarakat akan dilakukan penindakan secara profesional, tegas, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

AKBP Rosyid juga mengimbau seluruh peserta maupun masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, termasuk mengikuti arahan panitia dan aparat keamanan. Ia mengingatkan bahwa pengurus perguruan telah mengimbau agar para penggembira tidak menghadiri lokasi pengesahan guna menghindari kepadatan dan meminimalkan potensi gesekan.

Menutup arahannya, AKBP Rosyid mengajak seluruh personel menjaga soliditas dan sinergitas selama pelaksanaan pengamanan. Ia optimistis, dengan kesiapan personel serta koordinasi yang baik antarinstansi, rangkaian pengesahan warga baru PSHT dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan pengesahan dapat berlangsung lancar. Kehadiran aparat di lapangan merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi seluruh unsur pengamanan menjadi kunci untuk menjaga situasi Kota Surabaya tetap kondusif,” ujar AKBP Rosyid.(gat)