banner 728x90
Daerah  

Punggahan dan Peresmian Masjid Nurul Iman, Warga Pelimpang Makmur Sambut Ramadhan dengan Haru dan Tekad Memakmurkan

Screenshot 20260216 121023
banner 120x600

TAPUNG HULU, Wartamerdeka.com – Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, masyarakat Pelimpang Makmur, Dusun 1, Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, menggelar punggahan yang dirangkaikan dengan peresmian Masjid Nurul Iman, Minggu (16/2/2026).

Screenshot 20260216 141519

Kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan atau seremoni peresmian bangunan. Ia menjadi potret nyata semangat gotong royong masyarakat desa yang membangun rumah ibadah secara swadaya, dari pengumpulan dana, tenaga tukang, hingga konsumsi yang disiapkan ibu-ibu secara sukarela.

Sejak pagi, ratusan warga memadati halaman masjid. Anak-anak tampil rapi dengan busana muslim, para orang tua duduk bersila mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang membuka acara dengan penuh kekhusyukan. Suasana haru terasa saat nama-nama donatur dan warga yang terlibat dalam pembangunan disebut satu per satu.

Screenshot 20260216 140353

Ketua pembangunan masjid, Nalisman, menegaskan bahwa Masjid Nurul Iman berdiri bukan karena kekuatan segelintir orang, melainkan karena persatuan warga.

“Masjid ini bukan dibangun oleh satu orang, tapi oleh hati yang sama—hati yang ingin melihat kampung ini lebih religius dan bersatu. Setiap batu yang terpasang ada keringat warga di dalamnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Tantangan berikutnya adalah menjaga semangat kebersamaan agar masjid benar-benar menjadi pusat aktivitas keagamaan.

Screenshot 20260216 140220

Perwakilan Pemerintah Desa Danau Lancang Yaumil Andesta dalam sambutannya menekankan pentingnya memakmurkan masjid, bukan hanya membanggakan bangunannya.

“Jangan sampai masjid megah, tapi jamaah sepi. Ramadhan adalah ujian pertama kita. Mari jadikan Masjid Nurul Iman sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan generasi muda, dan tempat menyelesaikan persoalan umat,” tegasnya.

Screenshot 20260216 140623

Pesan yang lebih tajam disampaikan dalam tausiyah oleh Ustad Budiman, S.Pd.I. Ia mengingatkan bahwa masjid memiliki fungsi strategis dalam menjaga moral masyarakat.

“Masjid adalah benteng moral kampung. Kalau masjid hidup lima waktu, insyaAllah narkoba, perpecahan, dan kenakalan remaja bisa ditekan. Tapi kalau masjid hanya ramai saat peresmian, kita harus jujur pada diri sendiri,” katanya yang disambut anggukan jamaah.

Tradisi punggahan yang identik dengan saling memaafkan menjelang Ramadhan menambah kehangatan suasana. Warga saling berjabat tangan, melebur perbedaan, memperkuat ukhuwah sebelum memasuki bulan penuh ampunan.

Peresmian Masjid Nurul Iman bukan hanya tentang gunting pita atau papan nama yang terpasang. Ia menjadi simbol harapan baru bagi Dusun 1 Pelimpang Makmur—harapan akan tumbuhnya generasi Qur’ani, masyarakat yang solid, dan lingkungan yang lebih religius serta bermartabat.

Ramadhan tinggal menghitung hari. Kini pertanyaannya bukan lagi siapa yang membangun masjid, tetapi siapa yang akan memakmurkannya.

Di sudut Desa Danau Lancang, cahaya itu telah menyala. Tinggal bagaimana masyarakat menjaganya agar tetap terang, bukan hanya di awal, tetapi sepanjang waktu.

 

Editor: AN