Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Tamsil Linrung menerima jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III Pemuda LIRA di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut hadir Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Adam Irham, Sekretaris Jenderal Habibie Mahabbah, Bendahara Umum Syahriah, Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Muslih, Wakil Sekretaris Jenderal Irwan, serta jajaran pengurus lainnya.
Pada kesempatan itu, Tamsil Linrung menekankan pentingnya Munas III menghasilkan gagasan dan formulasi yang mampu memperkuat peran pemuda di daerah. Menurutnya, Pemuda LIRA perlu membangun konsep pemberdayaan yang dapat diterapkan hingga tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), sehingga potensi generasi muda berkembang sesuai karakteristik daerah masing-masing.
“Ke depan harus ada formula pemberdayaan yang konkret bagi pemuda di daerah. Organisasi harus mampu menjadi wadah yang melahirkan anak-anak muda yang mandiri, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Tamsil.
Ia menambahkan, saat ini banyak program pemerintah pusat yang dapat disinergikan dengan pemerintah daerah untuk melibatkan generasi muda dalam berbagai sektor pembangunan.
“Kesempatan bagi pemuda sangat terbuka. Tinggal bagaimana organisasi mampu membangun kolaborasi agar program-program tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing pemuda di daerah,” katanya.
Karena itu, Tamsil berharap Ketua Umum Pemuda LIRA yang akan terpilih melalui Munas III mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, maupun berbagai elemen masyarakat demi menciptakan generasi muda yang lebih berdaya dan produktif.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA, Adam Irham, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tamsil Linrung yang telah menerima jajaran pengurus serta berdialog mengenai berbagai persoalan kepemudaan di Indonesia.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Tamsil Linrung yang telah menerima kami dan berdiskusi mengenai masa depan kepemudaan, khususnya bagaimana pemuda daerah dapat semakin berkembang dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Adam.
Menurut Adam, pengalaman panjang Tamsil sebagai aktivis menjadikan dirinya memahami berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.
Di penghujung pertemuan, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda LIRA, Habibie Mahabbah, memberikan apresiasi terhadap kinerja DPD RI yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan daerah.
Habibie menyebut DPD RI telah mencatat berbagai capaian penting, antara lain mengesahkan lima RUU usul inisiatif DPD RI, menyampaikan 16 pandangan dan pendapat terhadap RUU yang sedang dibahas, menyelesaikan 17 kegiatan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang di berbagai sektor, serta melakukan berbagai advokasi terhadap persoalan daerah, mulai dari otonomi daerah, transfer keuangan daerah, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga pembangunan infrastruktur.
Ia juga menilai DPD RI selama ini menunjukkan perhatian besar terhadap pembangunan kepemudaan melalui dorongan peningkatan kualitas sumber daya manusia pemuda, penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi, perluasan kesempatan kerja dan kewirausahaan, penyerapan aspirasi organisasi kepemudaan, mahasiswa dan komunitas kreatif, penguatan implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, dukungan terhadap prestasi pemuda di bidang olahraga, seni, budaya, inovasi, dan ekonomi kreatif, serta pengawasan terhadap berbagai kebijakan layanan kepemudaan agar semakin berpihak pada pengembangan potensi generasi muda di seluruh Indonesia.
Habibie berharap sinergi antara DPD RI dan organisasi kepemudaan seperti Pemuda LIRA dapat terus diperkuat guna melahirkan generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu menjadi motor pembangunan di daerah maupun tingkat nasional.





