banner 728x90
Daerah  

Diduga Pupuk Palsu Beredar di KUD Maju Jaya Tapung

Screenshot 20260206 162427
banner 120x600

KAMPAR, Wartamerdeka.com – Peredaran pupuk palsu/oplosan di Kabupaten Kampar sudah masuk di KUD. Salah satu nya di KUD Maju Jaya Desa Pelambaian Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Provinsi Riau.

Screenshot 20260206 162515

Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan kepada wartawan di Bangkinang Kota, Jum,at (6/2/2026) mengatakan, dugaan pupuk palsu jenis KCL beredar dikalangan masyarakat yang tergabung dalam KUD Maju Jaya Desa Pelambaian Kecamatan Tapung.

 

Masyarakat curiga pupuk yang mereka terima jenis KCL dari KUD ada kelainan. Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, apakah pupuk KCL asli atau tidak dan masyarakat melakukan uji di laboratorium.

 

Diterangkan lebih lanjut oleh Daulat Panjaitan, setelah diuji laboratorium dan hasilnya lab nya diduga palsu seperti apa yang dicurigai oleh masyarakat.

 

Ditempat yang terpisah, Ketua KUD Maju Jaya Desa Pelambaian, Saman diruangan kerjanya, Kamis (5/2/2026) mengakui bahwa adanya pupuk KCL oplosan (palsu) diterima oleh para petani.

 

“Pupuk oplosan yang diterima petani sudah diganti oleh pihak PT Karya Mas. Semua pupuk oplosan yang diterima para petani sudah diganti oleh pihak PT,” terang Saman

 

Diterangkan nya lebih lanjut, pihak PT mengganti pupuk oplosan tersebut sesuai dengan hasil keputusan rapat. Semua nya pupuk oplosan sudah diganti oleh PT.

 

Saman juga mengakui, sebelum pupuk dibagikan kepada petani dan pupuk tersebut di lab terlebih dahulu. Disaat kita melakukan lab kemaren tidak ditemukan pupuk oplosan, oleh sebab itu pupuk dibagikan.

 

Memang kami akui pengambilan sampel pupuk yang akan kita lab kita ambil secara acak dan tidak semua pupuk kita lap. Mungkin pupuk oplosan yang didapat para petani tidak kena lab terang Saman. (Tim)