WMC|| Surabaya – Suasana penuh kebersamaan terasa di Rumah Tahanan Polrestabes Surabaya saat Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menggelar buka puasa bersama para tahanan. Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan moral sekaligus wujud kepedulian terhadap mereka yang tengah menjalani proses hukum.
Kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi menjadi sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan menghadirkan harapan baru bagi para warga binaan agar tetap memiliki semangat memperbaiki diri.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pendekatan yang humanis dalam menjalankan tugas.
Ia menyampaikan bahwa pembinaan terhadap para tahanan harus tetap berjalan beriringan dengan proses penegakan hukum. Menurutnya, setiap individu memiliki kesempatan untuk berbenah dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik.

Kapolrestabes Surabaya menuturkan bahwa kebersamaan di bulan suci Ramadan diharapkan mampu menjadi ruang perenungan bagi para tahanan untuk menata kembali masa depan mereka dengan lebih positif saat kembali ke tengah masyarakat.
“Kegiatan buka puasa bersama ini juga memberikan ketenangan batin bagi para tahanan. Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah mereka menjadi simbol perhatian dan dukungan moral agar tetap menjalani proses hukum dengan penuh kesabaran,” pada Sabtu (21/02/2026).
Lebih dari itu, momen tersebut diharapkan mampu menumbuhkan optimisme dan motivasi baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa hukuman.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pendekatan kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga menyentuh sisi sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen Polrestabes Surabaya dalam membangun institusi yang profesional, modern, dan terpercaya, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai empati dalam pelayanan.
Melalui momentum Ramadan, Polrestabes Surabaya ingin menunjukkan bahwa pembinaan terhadap tahanan merupakan bagian penting dalam menciptakan keamanan jangka panjang, karena perubahan individu akan berdampak pada kehidupan sosial yang lebih baik
red/tim





