BALI – Ketua DPD Partai Golkar Bali sekaligus Anggota DPR RI, Gde Sumarjaya Linggih (Demer), bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menghadiri pelepasan 1.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Bulgaria.
Momentum ini disebut sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas pasar kerja ke kawasan non-tradisional, khususnya Eropa Timur, di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di sektor industri, konstruksi, dan jasa.
Demer menilai ekspansi ke Bulgaria menjadi peluang baru yang harus dimanfaatkan secara optimal oleh tenaga kerja Indonesia.
“Ini adalah langkah maju. Kita tidak hanya bergantung pada negara penempatan tradisional, tetapi mulai masuk ke pasar Eropa. Namun kualitas dan kesiapan tenaga kerja tetap menjadi kunci utama,” ujar Demer seperti dikutip dari akun Instagram miliknya, Sabtu (4/4/2026).
Demer menekankan pentingnya peningkatan pelatihan vokasi dan penguatan kompetensi bahasa bagi calon PMI agar mampu bersaing di pasar global. Selain itu, Demer juga mengingatkan agar perlindungan hukum tetap menjadi prioritas utama.
“Kita ingin PMI dari Bali dan Indonesia pada umumnya tidak hanya bekerja, tetapi naik kelas, memiliki skill, dan mendapatkan perlindungan maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri P2MI Mukhtarudin menjelaskan bahwa pelepasan 1.000 PMI ini merupakan bagian dari target penempatan tenaga kerja secara bertahap ke Eropa. Bulgaria dipilih karena memiliki kebutuhan tenaga kerja yang cukup tinggi dan telah menjalin kerja sama resmi dengan Indonesia.
“Penempatan ini dilakukan secara prosedural dan legal. Para PMI sudah dibekali pelatihan, kontrak kerja, serta jaminan perlindungan. Ini penting agar mereka bekerja dengan aman dan produktif,” jelas Mukhtarudin.
Mukhtaruddin juga mengungkapkan bahwa pemerintah terus memperbaiki tata kelola penempatan PMI. Sepanjang tahun terakhir, jumlah penempatan PMI resmi menunjukkan tren peningkatan, dengan kontribusi remitansi mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.
Selain agenda utama pelepasan PMI, Demer dan Mukhtarudin juga melakukan kunjungan ke sejumlah titik, seperti fasilitas kesehatan dan kecantikan internasional di Bali serta pusat kerajinan lokal. Kunjungan ini dimaksudkan untuk memperkuat promosi potensi Bali di mata dunia.
Lebih lanjut Mukhtarudin menambahkan, PMI bukan hanya pekerja, tetapi juga representasi bangsa di luar negeri.
“Mereka adalah wajah Indonesia. Karena itu, kami ingin memastikan mereka berangkat dengan kualitas, integritas, dan kesiapan yang baik,” tegasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap pembukaan pasar kerja baru ke Eropa dapat terus berkembang, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.





