TAKALAR – Upaya Anggota DPR RI Hamka B Kady dalam memperjuangkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) terus membuahkan hasil di daerah. Program yang menyasar perbaikan jaringan irigasi desa itu kini dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani di Kabupaten Takalar.
Melalui program berbasis swakelola masyarakat tersebut, saluran irigasi di sejumlah titik mulai kembali berfungsi optimal. Petani yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pasokan air kini dapat mengairi sawah secara lebih merata.
Ketua P3A Desa Kalelantang, Basri, menyebut pembangunan saluran sepanjang 330 meter telah membawa perubahan besar terhadap aktivitas pertanian masyarakat.
“Alhamdulillah sekarang air sudah mengalir lancar sampai ke sawah warga. Dulu banyak lahan yang kekurangan air, sekarang petani bisa lebih tenang mengolah sawahnya,” ujar Basri.
Menurutnya, dampak paling terasa adalah meningkatnya frekuensi tanam petani. Jika sebelumnya sebagian besar hanya mampu menanam sekali dalam setahun, kini produktivitas pertanian meningkat hingga dua sampai tiga kali masa tanam.
“Dengan irigasi yang baik, petani bisa tanam lebih sering. Hasil panen juga jauh lebih bagus dibanding sebelumnya,” katanya.
Selain mendukung sektor pertanian, program P3TGAI turut memberikan efek ekonomi bagi masyarakat karena pengerjaannya melibatkan tenaga kerja lokal melalui pola padat karya tunai.
Basri menilai program tersebut bukan hanya membantu petani memperoleh air, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi desa.
“Program ini sangat membantu masyarakat, bukan cuma untuk sawah tetapi juga membuka pekerjaan bagi warga sekitar,” lanjutnya.
Ia berharap pemerintah terus melanjutkan program tersebut karena manfaatnya dinilai nyata dan langsung dirasakan masyarakat desa.
“Kami berharap program seperti ini tetap ada dan terus diperluas agar lebih banyak petani yang merasakan manfaatnya,” tutup Basri.





