Surabaya – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat wilayah. Salah satunya melalui kegiatan Door to Door System (DDS) dan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jeruk, Kecamatan Sambikerep, Polsek Lakarsantri, Polrestabes Surabaya, kepada kelompok tani di kawasan RW 001 dan RW 002 Kelurahan Jeruk.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus memberikan dukungan terhadap pengelolaan lahan pertanian yang tengah dipersiapkan dalam lomba ketahanan pangan.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jeruk, Aiptu Sarman, turun langsung menemui para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Petani Jeruk Manis. Dalam kesempatan itu, ia berdialog dengan para penggarap lahan dan pengurus kelompok tani guna mengetahui perkembangan tanaman serta kendala yang dihadapi di lapangan.
Kelompok Tani Petani Jeruk Manis yang diketuai Sukar mengelola lahan pertanian milik PT Pakuwon dengan luas sekitar 15.000 meter persegi. Lahan tersebut digarap oleh 10 petani yang secara aktif melakukan budidaya tanaman padi sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan di wilayah Surabaya Barat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman padi saat ini menunjukkan perkembangan yang baik dan telah memasuki tahap pemupukan pertama. Para petani juga menyampaikan bahwa distribusi pupuk berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Situasi tersebut menjadi indikator positif bagi keberhasilan program ketahanan pangan yang sedang dijalankan, sekaligus menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.
Kapolsek Lakarsantri Surabaya, Kompol Imam Solikin, SH, MH, menegaskan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk pendampingan dan dukungan kepada masyarakat, khususnya para petani yang berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan.

Menurutnya, keberadaan kelompok tani menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi perhatian bersama.
“Kegiatan sambang dan pendampingan kepada kelompok tani ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. Kami berharap para petani dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Surabaya,” ujar Kompol Imam Solikin.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara petani dan aparat kewilayahan menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang mungkin muncul selama proses budidaya berlangsung.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian mendapat sambutan positif dari para petani. Selain menjadi sarana komunikasi dan koordinasi, kegiatan tersebut juga memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan sektor pertanian di Kelurahan Jeruk dapat terus berkembang, menghasilkan panen yang optimal, serta memberikan kontribusi nyata terhadap program ketahanan pangan daerah maupun nasional.
gat





