banner 728x90

Habib Aboe Serukan Penguatan Peran Perempuan di Momentum Hari Kartini

D6377912dfda08981a9cbcb9c425f34c 0
{"data":{"prop_list":[],"met_publish_data":[{"effect_list":"","effect_source":"","is_parent_template_used":false,"is_prop_panel_cache_list":"","met_parent_resource_ids":"","prop_category":"","prop_list":"","prop_panel_pin_type":"","prop_impr_position":"","prop_selected_from":"","resource_list":"","tab_key":""}],"product":"aweme"}}
banner 120x600

JAKARTA – Momentum peringatan Hari Kartini pada 21 April dimanfaatkan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, untuk menegaskan kembali pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa yang berdaya saing dan berkarakter kuat. Ia menilai, peringatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan titik refleksi untuk memperkuat kontribusi perempuan di berbagai lini kehidupan.

Didampingi sang istri, Habib Aboe menyampaikan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus terus dihidupkan dalam konteks kekinian. Menurutnya, Kartini telah meletakkan fondasi penting terkait kesetaraan akses pendidikan dan peran perempuan di ruang publik, yang kini harus dilanjutkan dengan aksi nyata oleh generasi masa kini.

Ia menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam pembangunan sosial dan ekonomi. Perempuan, kata dia, merupakan aktor penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas, karena perannya sebagai pendidik pertama di lingkungan keluarga tidak dapat tergantikan. Oleh sebab itu, peningkatan kualitas perempuan melalui pendidikan dan penguatan karakter menjadi kebutuhan yang mendesak.

Habib Aboe juga menyoroti bahwa tantangan yang dihadapi perempuan saat ini semakin kompleks, terutama di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Ia mendorong perempuan Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu beradaptasi dan bersaing secara global, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan moral yang menjadi jati diri bangsa.

Selain itu, ia mengajak perempuan untuk tidak ragu mengambil peran di berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi dan politik. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan sangat penting untuk memastikan lahirnya kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Ia menilai bahwa perspektif perempuan mampu memberikan warna tersendiri dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Dalam konteks kebijakan, Habib Aboe menegaskan komitmennya untuk terus mendorong regulasi yang berpihak pada kepentingan perempuan dan keluarga. Ia menyebut bahwa perlindungan terhadap perempuan, peningkatan akses terhadap pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan nasional.

Ia juga mengapresiasi peran perempuan Indonesia yang selama ini telah berkontribusi di berbagai bidang, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Menurutnya, banyak perempuan yang telah menjadi pilar kekuatan keluarga sekaligus motor penggerak di tengah masyarakat.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan agar dapat berkembang secara optimal. Dukungan tersebut, kata dia, harus datang dari berbagai pihak, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga negara.

“Hari Kartini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kemajuan bangsa tidak terlepas dari kualitas perempuan. Ketika perempuan maju, maka bangsa juga akan ikut maju,” ujar Habib Aboe.

Ia berharap, semangat Kartini tidak hanya diperingati secara simbolis, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas diri, kontribusi nyata, serta komitmen untuk membangun bangsa secara bersama-sama.

Dengan semangat tersebut, Habib Aboe optimistis perempuan Indonesia akan terus menjadi kekuatan utama dalam mendorong perubahan menuju Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.