banner 728x90
Daerah  

Kisah Agus Siswa SMK Viral Bikin Haru, I Nyoman Parta Turun Langsung ke Rumah Kumuh di Blahbatuh

Screenshot 20260529 182640 Video Player
banner 120x600

GIANYAR – Viral di media sosial membuat kisah hidup Agus Nugraha akhirnya mendapat perhatian banyak pihak. Siswa SMK PGRI Blahbatuh itu selama ini diketahui hidup bersama keluarganya dalam kondisi memprihatinkan di Banjar Kebon, Desa Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.

Rumah sederhana yang ditempati Agus dipenuhi tumpukan barang bekas dan sampah rumah tangga. Kondisi tersebut membuat lingkungan rumah tampak kumuh dan kurang layak dihuni.

Perhatian terhadap keluarga Agus pun datang dari anggota DPR RI I Nyoman Parta. Meski sedang menjalankan agenda kedewanan di Jakarta, Parta menyempatkan diri turun langsung menemui Agus dan keluarganya, Kamis (28/5/2026) seperti dikutip media sosial pribadinya.

Kedatangan Parta didampingi Kapolsek Blahbatuh dan Kelian Dinas setempat. Saat memasuki area rumah, Parta terlihat prihatin melihat kondisi tempat tinggal keluarga tersebut.

Ia menilai lingkungan rumah yang dipenuhi barang tidak terpakai harus segera dibersihkan karena dapat memicu berbagai persoalan kesehatan.

“Tumpukan barang seperti ini berbahaya. Bisa menjadi sarang nyamuk, tikus bahkan ular. Rumah harus bersih supaya keluarga sehat dan nyaman tinggal di sini,” ujar Parta.

Politisi asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati itu kemudian langsung meminta agar dilakukan gotong royong membersihkan rumah keluarga Agus. Ia pun berkoordinasi dengan aparat setempat agar proses pembersihan dilakukan secepatnya.

Seluruh biaya kegiatan pembersihan disebut ditanggung langsung oleh Parta sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keluarga Agus.

Tidak hanya itu, Parta juga memberikan semangat kepada Agus dan adiknya agar tetap melanjutkan pendidikan meski hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, pendidikan menjadi satu-satunya jalan untuk memperbaiki masa depan keluarga.

“Jangan sampai menyerah dan berhenti sekolah karena keadaan. Banyak orang yang hidupnya sulit tetapi tetap berjuang demi pendidikan. Kalian harus tetap semangat,” katanya.

Ucapan tersebut membuat suasana rumah menjadi haru. Agus dan keluarganya tampak tersentuh atas perhatian yang diberikan.

Parta juga mengaku akan berupaya membantu program bedah rumah agar keluarga Agus dapat tinggal di rumah yang lebih layak.

Ia berharap Agus bisa belajar dengan nyaman dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih cita-citanya.

“Anak-anak seperti Agus harus kita bantu bersama. Mereka punya masa depan dan tidak boleh kehilangan harapan hanya karena kondisi ekonomi,” tegasnya.

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kepedulian yang diberikan bukan hanya sebatas bantuan sementara, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi keluarga Agus untuk bangkit dari keterpurukan hidup.