banner 728x90
Daerah  

Rayakan HUT RI Ke-81, Desa Bernung Tampilkan Film “Limo Kurang Siji” Hasil Kreativitas Pemuda-pemudi Desa Bernung

Img 20260823 Wa0000
banner 120x600

Pesawaran Lampung — Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesawaran memadati lokasi penayangan film karya anak bangsa bertajuk “Limo Kurang Siji”. Film tersebut merupakan hasil kreativitas murni pemuda-pemudi Dusun Bernung Satu, Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Acara nonton bareng ini digelar pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, di Dusun Suka Jaya, Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Lampung. Penayangan berlangsung meriah dan dihadiri lintas generasi, mulai dari tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga warga dari desa-desa tetangga yang datang khusus untuk menyaksikan karya para pemuda setempat.

Apresiasi Kepala Desa Bernung

Kepala Desa Bernung, Deswan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat dan kreativitas pemuda-pemudi Dusun Bernung Satu. Menurutnya, kegiatan ini telah menjadi tradisi positif yang berjalan dua tahun berturut-turut dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI.

“Saya sangat mengapresiasi kreativitas pemuda-pemudi Dusun Bernung Satu. Sudah dua tahun ini, dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, mereka berhasil menyajikan karya film yang sangat menghibur masyarakat, bergenre horor komedi. Luar biasa,” ujar Deswan di sela-sela acara.

Deswan menambahkan, pada peringatan HUT RI ke-80 tahun lalu, para pemuda juga telah membuat film dokumenter yang mengangkat sejarah dan asal-usul Dusun Suka Jaya (Bernung Satu). Kalaupun hasilnya disambut antusiasme luar biasa oleh warga.

“Alhamdulillah, di tahun 2026 ini atau HUT RI ke-81, pemuda-pemudi Dusun Suka Jaya kembali hadir dengan karya film komedi horor yang mampu menghibur seluruh lapisan masyarakat. Ini sesuatu yang patut dibanggakan,” imbuhnya.

Pihaknya berharap semangat kreativitas tersebut terus dijaga dan ditingkatkan. Bahkan, Deswan menegaskan bahwa kegiatan pembuatan film oleh pemuda di tingkat dusun ini sejauh ini menjadi satu-satunya di seluruh Kabupaten Pesawaran.

“Saya berharap kreativitas pemuda-pemudi Dusun Suka Jaya, Desa Bernung ini terus ditingkatkan dan dipertahankan. Karena sejauh yang kami ketahui, kegiatan pembuatan film mandiri oleh pemuda di tingkat dusun ini hanya dilakukan di sini, di Desa Bernung. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi pemuda desa lain di Pesawaran,” harap Deswan.

Apresiasi Warga: Karya yang Membanggakan

Salah seorang warga Dusun Suka Jaya, Marjuki, turut mengapresiasi karya pemuda-pemudi setempat. Baginya, keberanian dan kemampuan para pemuda membuat film layar lebar yang dapat dinikmati bersama masyarakat adalah hal yang luar biasa.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi sekali karya pemuda-pemudi kita di sini. Mereka mampu membuat film layar lebar yang bisa menghibur kita semua. Tanpa dukungan dana besar, hanya bermodalkan semangat dan kerjasama, hasilnya sangat bagus. Ini membuktikan bahwa pemuda desa juga bisa berkarya. Semoga ke depannya semakin banyak karya yang lahir dari Dusun Suka Jaya,” ungkap Marjuki dengan antusias.

Semangat Kreativitas Pemuda Desa

Penayangan film “Limo Kurang Siji” bukan sekadar hiburan, melainkan bukti bahwa semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui karya dan kreativitas pemuda. Kegiatan ini sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menunjukkan bahwa potensi seni dan kreativitas di desa-desa Pesawaran sangat besar untuk terus dikembangkan.

Fauzi BN