JAKARTA – Di tengah padatnya agenda parlemen dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap kinerja wakil rakyat, etos kerja menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kualitas pengabdian seorang anggota DPR RI.
Hal itu tercermin dari aktivitas Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sulawesi Selatan I Hamka B Kady yang langsung menghadiri sejumlah agenda penting di DPR RI sesaat setelah kembali dari kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Melalui akun Instagram pribadinya, Hamka mengungkapkan bahwa dirinya baru tiba dari Selayar pada pagi hari dan langsung melanjutkan tiga agenda penting di lingkungan DPR RI. Unggahan tersebut tidak hanya menggambarkan padatnya aktivitas seorang anggota parlemen, tetapi juga menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Baru tiba dari Selayar pagi ini, langsung melanjutkan tiga agenda penting di DPR RI. Beginilah satu hari sebagai wakil rakyat: dari menyerap aspirasi masyarakat di daerah hingga memperjuangkannya dalam forum-forum strategis di Senayan,” tulis Hamka.
Pernyataan itu menjadi gambaran nyata bagaimana seorang legislator harus mampu membagi waktu antara hadir di tengah masyarakat dan menjalankan fungsi konstitusionalnya di tingkat nasional.
Tidak Mengenal Jarak dalam Menjalankan Amanah
Perjalanan dari Kepulauan Selayar menuju Jakarta bukanlah perjalanan singkat. Sebagai wilayah kepulauan yang berada di bagian selatan Sulawesi Selatan, mobilitas dari Selayar menuju ibu kota membutuhkan perjalanan panjang yang melibatkan beberapa moda transportasi.
Namun, perjalanan tersebut tidak menjadi alasan untuk mengurangi intensitas kerja. Setibanya di Jakarta, Hamka langsung kembali ke Gedung DPR RI untuk mengikuti berbagai agenda yang telah dijadwalkan.
Bagi banyak kalangan, sikap tersebut mencerminkan disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap amanah yang diberikan masyarakat. Di satu sisi, ia harus hadir mendengar langsung persoalan warga di daerah pemilihan. Di sisi lain, ia juga dituntut aktif dalam berbagai pembahasan kebijakan yang berlangsung di Senayan.
Menjaga Aspirasi Tetap Hidup di Ruang Rapat
Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady memiliki tanggung jawab mengawasi sektor infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa, hingga kebencanaan. Bidang-bidang tersebut sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan, terutama wilayah kepulauan seperti Selayar.
Karena itu, setiap kunjungan ke daerah tidak hanya menjadi agenda serap aspirasi, tetapi juga bagian dari proses pengumpulan data dan informasi lapangan yang nantinya dibawa ke forum-forum resmi DPR RI.
Etos kerja yang ditunjukkan Hamka terlihat dari kemampuannya menjaga kesinambungan antara kerja lapangan dan kerja kelembagaan. Aspirasi yang diperoleh di daerah tidak berhenti sebagai catatan kunjungan, melainkan menjadi bahan yang diperjuangkan dalam rapat kerja, rapat dengar pendapat, hingga pembahasan anggaran.
Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa tugas seorang anggota DPR RI bukan sekadar hadir dalam rapat, tetapi memastikan suara masyarakat benar-benar sampai ke meja pengambilan keputusan.
Bekerja di Dua Medan Sekaligus
Pengamat politik kerap menyebut bahwa anggota DPR RI sesungguhnya bekerja di dua medan sekaligus. Medan pertama adalah daerah pemilihan, tempat mereka harus terus menjaga komunikasi dengan masyarakat. Medan kedua adalah parlemen, tempat mereka memperjuangkan berbagai kebutuhan daerah melalui mekanisme legislasi, pengawasan, dan anggaran.
Aktivitas Hamka B Kady menggambarkan bagaimana kedua medan tersebut saling berkaitan. Setelah menyelesaikan agenda di Selayar, ia tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau dokumentasi kunjungan. Sebaliknya, ia segera kembali ke Jakarta untuk menjalankan tugas-tugas kelembagaan yang menjadi bagian dari tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI.
Pola kerja seperti ini membutuhkan kesiapan fisik, kemampuan manajemen waktu, serta komitmen yang kuat terhadap tugas publik.
Konsistensi dalam Mengawal Pembangunan Sulawesi Selatan
Selama menjadi anggota DPR RI, Hamka B Kady dikenal aktif mengawal berbagai isu pembangunan yang berkaitan dengan Sulawesi Selatan. Sebagai wakil rakyat dari Dapil Sulawesi Selatan I, ia memiliki perhatian terhadap peningkatan konektivitas wilayah, pembangunan infrastruktur, serta penguatan akses pelayanan publik.
Wilayah kepulauan seperti Selayar membutuhkan perhatian khusus karena tantangan geografis yang berbeda dibanding daerah daratan. Infrastruktur transportasi laut, akses jalan, pelabuhan, hingga layanan dasar menjadi kebutuhan yang terus disuarakan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kunjungan ke daerah dan kehadiran dalam rapat-rapat DPR RI merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan. Aspirasi dikumpulkan di lapangan, kemudian diperjuangkan dalam forum-forum strategis di tingkat nasional.
Cerminan Pengabdian Seorang Wakil Rakyat
Apa yang dilakukan Hamka B Kady setelah kembali dari Selayar memberikan pesan bahwa menjadi wakil rakyat bukanlah pekerjaan yang mengenal batas waktu. Tugas itu menuntut kesiapan untuk terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dari masyarakat ke ruang rapat, dari daerah ke pusat.
Etos kerja seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam menjalankan amanah publik. Sebab pada akhirnya, keberadaan anggota DPR RI tidak hanya diukur dari jabatan yang disandang, tetapi dari sejauh mana mereka mampu menghadirkan aspirasi rakyat dalam setiap proses pengambilan kebijakan.
Perjalanan Hamka B Kady dari Selayar menuju Senayan pada hari itu menjadi gambaran nyata bahwa kerja politik sesungguhnya adalah kerja pengabdian. Ketika sebagian orang masih beristirahat setelah perjalanan panjang, ia justru kembali memasuki ruang-ruang rapat untuk memastikan suara masyarakat Sulawesi Selatan tetap terdengar di tingkat nasional.





