banner 728x90

Bamsoet Kukuhkan PERIKHSA 4×4, Dorong Komunitas Otomotif Berbasis Disiplin dan Bela Negara

Img 20260418 Wa0048
banner 120x600

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pentingnya sinergi antara hobi otomotif dan tanggung jawab kebangsaan melalui pengukuhan PERIKHSA 4×4 COMMUNITY di kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta.

Komunitas yang berada di bawah naungan Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri ini diharapkan menjadi wadah baru yang tidak hanya menyalurkan minat terhadap kendaraan off road, tetapi juga memperkuat karakter, disiplin, dan solidaritas nasional.

“PERIKHSA 4×4 COMMUNITY harus menjadi contoh bahwa komunitas otomotif tidak sekadar menyalurkan hobi, tetapi juga membangun karakter, memperkuat solidaritas, dan memiliki kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Bamsoet dalam sambutannya.

Komunitas dengan Nilai Lebih dari Sekadar Hobi

Pengukuhan ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Hadi Tjahjanto, Aboe Bakar Al Habsy, dan Nanan Soekarna, serta jajaran pengurus PERIKHSA 4×4 lainnya.

Bamsoet menilai, perkembangan komunitas off road di Indonesia dalam satu dekade terakhir menunjukkan tren positif. Namun, menurutnya, diperlukan arah baru agar komunitas tidak hanya berfokus pada aktivitas otomotif semata.

“Kita ingin menghadirkan paradigma baru. Off road bukan hanya soal adrenalin dan kendaraan, tetapi juga tentang ketangguhan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Disiplin dan Tanggung Jawab Pengguna Senjata Api

Sebagai organisasi yang menaungi pemilik Izin Khusus Senjata Api Bela Diri (IKHSA), PERIKHSA memiliki standar ketat dalam proses keanggotaan, mulai dari seleksi psikologis, kesehatan, hingga pelatihan penggunaan senjata.

Bamsoet mengingatkan bahwa kepemilikan senjata api bukanlah simbol status, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijaga.

“Senjata api bela diri bukan untuk gaya hidup. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan disiplin tinggi, kesadaran hukum, dan tanggung jawab penuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam setiap aktivitas komunitas, termasuk dalam kegiatan otomotif seperti off road maupun touring.

Dorong Bela Negara dan Solidaritas Nasional

Sebagai Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia, Bamsoet juga menekankan pentingnya menjadikan komunitas otomotif sebagai bagian dari gerakan bela negara.

“Anggota PERIKHSA adalah warga negara terlatih. Mereka harus siap berkontribusi dalam menjaga kedaulatan bangsa dan membantu masyarakat dalam berbagai situasi,” katanya.

Menurutnya, semangat brotherhood yang terbangun dalam komunitas seperti PERIKHSA 4×4 dapat menjadi modal sosial yang kuat untuk mempererat persatuan.

“Solidaritas lintas komunitas adalah kekuatan bangsa. Dari hobi, kita bisa membangun persaudaraan, dan dari persaudaraan kita perkuat Indonesia,” lanjutnya.

Peran Sosial Komunitas

Selain kegiatan otomotif, PERIKHSA 4×4 COMMUNITY juga didorong untuk aktif dalam kegiatan sosial, seperti bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta edukasi keselamatan berkendara.

Bamsoet menegaskan, komunitas modern harus memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Ke depan, saya berharap PERIKHSA 4×4 tidak hanya dikenal sebagai komunitas otomotif, tetapi juga sebagai komunitas yang hadir membantu masyarakat dan menjadi bagian dari solusi bangsa,” pungkasnya.